FOKUS

Ini Motif Pegawai Outsourcing Grapari Bobol Data Pribadi Denny Siregar

JAKARTA (tandaseru) – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang oknum pegawai outsourcing Grapari di Surabaya berinisial FPH terkait pembobolan data pribadi milik pegiat media sosial, Denny Siregar.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Rainhard Hutagaol mengungkapkan ada dua motif tersangka melakukan mengambil data pribadi Denny Siregar dan dikirimkan ke akun Twitter @Opposite6891.

“Motif tersangka FPH jadi yang bersangkutan secara pribadi simpati dengan akun Twitter tersebut,” kata Rainhard di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (10/7).

Kedua, kata Rainhard, motif tersangka karena memang secara pribadi tidak menyukai Denny Siregar lantaran dirinya sakit hati pernah menjadi korban bullying pendukung Denny Siregar.

“Jadi untuk pemilik akun Twitter @opposite6891 memang sedang kami lidik dimana keberadaannya,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 46 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Jo Pasal 30 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) dan/atau Pasal 48 ayat (1), (2), dan (3) Jo Pasal 32 ayat (1), (2) dan (3) Undang- Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ditambah Pasal 50 Jo Pasal 22 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan/atau Pasal 362 KUHP dan/atau Pasal 95 A Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Tersangka terancam pidana penhara minimal 2 tahun dan maksimal 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp10 miliar.

Sebelumnya, FPH ditangkap tim Bareskrim Polri atas laporan dari pihak Telkomsel pada Senin (8/7). Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya pelaku yang merupakan pegawai outsourcing Grapari itu ditangkap di kawasan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (9/7).

Pelaku yang merupakan customer service itu mengambil data milik Denny Siregar tanpa izin di database Telkomsel.

Tersangka membuka data pribadi Denny yang kemudian data tersebut dikirimkan ke akun media sosial @opposite6891, setelah itu disebarkan oleh akun tersebut ke media sosial Twitter.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait