FOKUS

Instruksi Presiden, Sebanyak 49 Preman Pungli ke Sopir Truk Diciduk Polisi

JAKARTA (tandaseru.id) – Total sebanyak 49 preman yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk kontainer di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penangkapan preman itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak para preman yang meresahkan pengemudi truk.

“Yang kami amankan sekarang ada 49 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (11/6).

Penangkapan itu dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Utara, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polsek Cilincing, serta Polsek Tanjung Priok.

Ke-49 terduga preman ini terbagi dalam kelompok-kelompok yang berbeda. Mereka juga memiliki peran yang berbeda-beda.

“Dengan perannya masing-masing dengan kelompok masing-masing di pos-pos masing-masing,” beber Yusri.

Sekedar informasi, Presiden Jokowi sempat mendengar langsung keluhan dari para sopir terkait aksi premanisme dan pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mendengar keluhan itu, Presiden langsung menghubungi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Presiden meminta Kapolri untuk menyelesaikan permasalahan ini. Menindak lanjuti hal tersebut, Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat memburu para preman yang meresahkan di Tanjung Priok.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com