FOKUS

Jangan Khawatir! Masa Berlaku SIM Mati Periode 17 Maret hingga 29 Juni Tidak Akan Ditilang

JAKARTA (tandaseru) – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan tidak akan melakukan penilangan kepada masayarakat yang masa berlaku SIM-nya mati saat pandemi Covid-19, khususnya yang mati pada 17 Maret hingga 29 Juni 2020.

“Tidak akan ada penegakan hukum kepada masyarakat yang SIM-nya habis dari 17 Maret 2020 sampai 29 Juni 2020,” kata Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin. saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).

Pengendara yang mendapat diskresi kepolisian yakni yang SIM-nya habis masa berlakunya priode 17 Maret 2020 sampai 29 Juni 2020. Hal itu karena selama periode itu, Indonesia khususnya DKI Jakarta tengah menghadapi wabah virus corona.

Lebih jauh Lalu mengatakan pihaknya juga sudah membuka layanan perpanjangan SIM. Bagi masyarakat yang massa SIM-nya sudah habis pada priode tersebut mendapat dispensasi dengan cara diperbolehkan memperpanjang SIM tanpa menggunakan jalur pembuatan SIM baru.

“Artinya SIM yang masa berlakunya habis 17 Maret 2020 sampai 29 Juni 2020 mendapat dispensasi. Bisa diperpanjang nanti bulan depan, setelah 29 juni bisa diperpanjang dengan proses perpanjangan SIM biasa, bukan pembuatan SIM baru,” pungkas Lalu.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tetap memberikan masa dispensasi bagi masyarakat yang masa berlaku SIM-nya habis pada 17 Maret-29 Juni 2020 bisa melakukan perpanjangan setelah 29 Juni.

Hal ini dilakukan meski layanan perpanjangan SIM telah mulai dibuka sejak Sabtu (30/5) kemarin.

“Iya masa dispensasi diperpanjang biar lebih memudahkan masyarakat,” kata Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin saat dikonfirmasi, Minggu (31/5).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait