FOKUS

Jika Percaya Negara Hukum, Polri Harap Putri dan Menantu Habib Rizieq Hadir dalam Proses Klarifikasi

JAKARTA (tandaseru) – Polri berharap putri dan menantu Habib Rizieq Shihab yakni Syarifah Najwa Shihab dan Habib Irfan Alaydrus bisa memenuhi penggilan penyidik untuk diklarifikasi soal dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam acara pernikahan keduanya.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menjelaskan bahwa pemanggilan terhadap keduanya itu bersifat undangan klarifikasi untuk melengkapi proses penyelidikan.

Sehingga, lanjut Awi, tak ada paksaan atau upaya pemanggilan paksa apabila mereka mangkir sebanyak dua kali dari panggilan penyidik.

“Penyelidikan ini sifatnya mengundang, kita berharap kalau yang bersangkutan mempercayai negara ini adalah negara hukum ayo kita dudukan bersama-sama datanglah untuk diklarifikasi,” kata Awi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/11).

Awi menerangkan sebenarnya apabila Syarifah Najwa dan Habib Irfan tidak hadir memenuhi undangan penyidik itu justru akan merugikan diri mereka sendiri. Sebab, undangan tersebut sesungguhnya kesempatan bagi mereka untuk mengklarifikasi kejadian yang sesungguhnya.

“Jangan sampai nanti yang bersangkutan dirugikan sendiri. Karena memang saksi ini diundang untuk kesaksian masing-masing. Itu yang kita harapkan,” katanya.

Najwa dan Irfan sebelumnya mangkir dari penggilan penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pasangan suami-istri yang baru menikah itu sedianya telah dijadwalkan untuk diperiksa pada Jumat (20/11) lalu.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan penyidik sedianya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi. Namun, hanya dua saksi yang hadir memenuhi panggilan penyidik, yakni Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Kepala BPBD DKI Jakarta

“Sedangkan yang tidak hadir lima orang dan belum ada konfirmasi adalah HA, humas FPI, kedua NS (Najwa Shihab) pengantin wanita, kemudian MI (Muhammad Irfan) pengantin pria, kemudian I sebagai orang yang diminta untuk menyewa tenda. Dan HA bin A statusnya tidak tahu tapi adalah bagian dari keluarga MRS atau HRS (Habib Rizieq),” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com