FOKUS

Jokowi Berharap RPJMN Tahun 2020-2024 Bukan Jadi Dokumen Formalitas

Tandaseru – Presiden Joko Widodo mengharapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 bukan menjadi dokumen formalitas. Tapi betul-betul menjadi panduan melangkah ke depan menuju Indonesia maju.

“Karena itu yang termuat dalam dokumen itu harus jelas arahnya, targetnya, harus jelas dampak kepada rakyat. Targetnya harus betul-betul terukur, dikalkulasi yang baik dengan memperhitungkan berbagai aspek, termasuk konteks ketidakpastian ekonomi global sekarang ini,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) tentang RPJMN 2020-2024, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/11).

Dia mengatakan penurunan kemiskinan targetnya harus jelas berapa persen harus turun dan dalam waktu berapa lama. Outcome-nya juga dampaknya juga manfaatnya bagi rakyat juga harus bisa diukur sehingga menjadi pegangan bersama yang bisa dimonitor dan dievaluasi bersama-sama.

“Saya ingin dalam dokumen RJMN yang dimuat itu ada betul-betul peta jalannya, roadmap nya ada, bagaimana cara mencapai target tersebut. Peta jalan yang jelas, tahapannya seperti apa, rutenya apa saja, dan betul-betul realistis bisa dilakukan, jangan abstrak, jangan normatif,” tegas Jokowi.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait