FOKUS

Kabareskrim Polri Minta Anggotanya Jaga Netralitas Polri saat Tangani Proses Hukum saat Masa Pilkada 2020

JAKARTA (tandaseru) – Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo meminta kepada anggotanya untuk menjaga netralitas Polri saat menangani proses hukum di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

“Netralitas Polri adalah harga mati. Para penyidik pahami betul langkah penegakan hukum akan menjadi sorotan publik. Laksanakan secara cermat dan profesional,” kata Listyo dalam arahannya, Selasa (15/9)

Hal tersebut disampaikan Komjen Listyo saat memberikan arahan bertajuk ‘Penguatan dan Penyegaran Kemampuan Penyidik Tindak Pidana Pemilihan’ kepada 421 jajaran reserse dan kriminal di seluruh Indonesia. Arahan itu juga disiarkan secara virtual.

Pengarahan itu sekaligus menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang menerbitkan Surat Telegram Rahasia tentang mewujudkan profesionalisme dan menjaga netralitas anggota Polri saat pelaksanaan Pilkada. Dalam surat telagramnya itu berisi penundaan proses hukim kepada calom kepala daerah yang ikut dalam Pilkada 2020.

Selain itu, Listyo juga menyoroti pelaksanaan protokol kesehatan terkait penanganan Covid-19 saat berlangsungnya Pilkada serentak. Dia menyebit penyidik harus bijaksana melakukan proses hukum kada masyarakat yang abai menerapkan protokol kesehatan.

“Terhadap pelanggar Protokol Kesehatan agar penyidik cermat dan teliti menentukan jenis pelanggaran administrasi, pidana pemilihan, pidana umum,” pungkas Listyo.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait