FOKUS

Kala Camping dan Edukasi Menyatu di Desa Wisata Cibuntu

KUNINGAN (tandaseru) – Ada beberapa alasan orang untuk berlibur mengunjungi tempat wisata. Salah satunya adalah kesejukan iklim ataupun ketenangan tempat liburan tersebut. Alasan lainnya, kemungkinan seseorang ingin mencoba sensasi yang berbeda dalam mengisi liburannya.

Untuk sensasi berbeda, salah satunya yang dapat Anda coba adalah Desa Wisata Cibuntu yang berada di Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Di lokasi ini wisatawan bisa menikmati sensasi bermalam di alam bebas dengan fasilitas perkemahan eksklusif di kaki Gunung Ciremai.

Wisatawan dapat berkemah atau camping, baik perorangan maupun bersama keluarga, sambil menikmati suasana alam yang sejuk, masih asri dan hijau serta diiringi gemericik air pegunungan yang dingin.

Bahkan, wisatawan yang berkunjung ke desa wisata tersebut bisa mempelajari kebudayaan setempat yang dipandu langsung oleh petugas pengelola Desa Wisata Cibuntu.

wisata desa cibuntu
Camping di Desa Cibuntu menghadirkan sensasi tersendiri karena menyatu dengan alam yang asri dan sejuk. (tandaseru.id/am)

Pengelola kawasan wisata ini juga telah menyiapkan program paket-paket wisata plus makan dan minum, api unggun dan kebutuhan lainnya selama wisatawan berkemah di lokasi itu.

Tertata Rapi

Suasana lingkungan desa yang tertata rapi serta keramahan masyarakatnya menjadi daya tarik tersendiri dalam menggaet wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati wisata di Desa Cibuntu.

Sembari berinteraksi dengan masyarakat setempat, wisatawan bisa menikmati hamparan rerumputan hijau yang membentang di bawah kaki Gunung Ciremai.

Di kawasan wisata tersebut juga tersedia taman yang cukup luas yang di tengahnya terdapat kolam ikan yang cukup sedap dipandang mata.

Desa Wisata Cibuntu menyediakan beberapa tempat duduk di pinggir jalan. Wisatawan bisa beristirahat sejenak sembari menikmati pemandangan alam di sana.

api unggun
Api unggun saat camping membuat suasana makin meriah. (tandaseru.id/am)

Jika cuaca sedang tidak bersahabat, tidak perlu khawatir. Sebab, tempat duduk yang terbuat dari kayu, serta beberapa gazebo kecil di sana, sudah ditutupi oleh atap.

Pada libur panjang akhir pekan lalu, penulis berkesempatan bermalam di lokasi camping wisata Desa Cibuntu dan berbincang dengan salah satu pengunjung.

“Kami dengan keluarga berlibur di sini untuk camping sembari menikmati keindahan alam Desa Cibuntu. Alhamdulillah tempatnya bersih dan pelayanannya juga ramah,” ujar Purwadi, pegawai salah satu BUMN yang berdomisili di Cibinong, Bogor, mengawali pembincangan.

Dia mengatakan sudah dua malam melakukan camping di lokasi tersebut dan tidak menemui kendala apapun. Hanya saja, dia berpesan supaya pengelola dapat menambah menyediakan tempat toilet lebih dekat dengan lokasi camping.

Desa Wisata Cibuntu
Gunung Ciremai menjadi latar indah Desa Wisata Cibuntu. (tandaseru.id/am)

“Fasilitas toilet yang ada sekarang memang sudah cukup bersih, kalau bisa ditambah untuk disiapkan lebih dekat dengan lokasi camping. Itu saja sih, kalau yang lain-lainnya sudah oke banget, susana alamnya apalagi air di kolam renangnya dingin banget,” ujar Purwadi.

Selain camping, dengan berjalan mendaki Gunung Ciremai, wisatawan juga bisa mengunjungi Air Terjun Gongseng, mata air Kahuripan yang bisa langsung diminum airnya, serta melihat situs peninggalan sejarah masa Hindu Budha yang disebut situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh, dan Hulu Dayeuh, serta kawasan taman nasional hutan bambu dan pinus.

Kampung Domba

Tak jauh dari lokasi camping, wisatawan bisa mengunjungi ‘Kampung Domba’, dimana semua hewan ternak jenis domba yang dimiliki warga Desa Cibuntu dilokalisir di situ.

“Jadi di sini tidak ada domba yang dipelihara di dekat rumah-rumah warga, semuanya dipelihara dan telah disiapkan kandangnya di Kampung Domba,” ujar Mulyana, pemandu wisata Desa Cibuntu.

Desa Wisata Cibuntu merupakan salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat, dan berhasil menyabet penghargaan tingkat nasional. Desa tersebut juga pernah dinobatkan menjadi desa wisata terbaik urutan kelima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay.

Air Terjun Gongseng
Air Terjun Gongseng. (tandaseru.id/am)

H. Jojo Subagja, penggagas dan pengelola wisata Desa Cibuntu yang juga merupakan tokoh masyarakat Desa Cibuntu mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan konsep desa wisata yang lebih baik lagi dengan tetap mengedepankan aspek pemberdayaan masyarakat setempat.

Menurut dia, Desa Cibuntu memiliki potensi sumber daya alam dan manusia untuk mendongkrak potensi kepariwisataan guna menumbuhkan perekonomian daerah dan masyarakat.

“Kami akan terus berinovasi dalam mengembangkan daerah wisata Desa Cibuntu ini sesuai karakteristik kearifan lokal. Oleh sebab itu kami sangat apresiasi dan terbuka dalam menerima saran maupun kritik dari wisatawan maupun masyarakat luas guna meningkatkan pelayanan kepariwisataan yang semakin baik lagi dimasa mendatang,” ujar Jojo yang juga satu pengusaha bidang logistik dan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. (Akhmad Mabrori)

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait