FOKUS

Kapolda Papua Beri Kuliah Umum Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika

JAYAPURA (tandaseru) – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw memberikan kuliah umum pada mahasiswa pasca sarjana IAIN Fattahul Muluk Papua, Sabtu (26/9).

Dalam paparannya, Kapolda menyebutkan lunturnya Bhinneka Tunggal Ika berpengaruh terhadap integritas bangsa. Padahal, Bhinneka Tunggal Ika menggambarkan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia

“Sejatinya Bhineka Tunggal Ika merupakan ideologi bangsa Indonesia yang hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia saja. Sebuah ideologi yang harusnya meningkatkan kecintaan masyarakat kepada bangsanya, karena dengan semboyan itu membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar,” ujarnya.

Nyatanya, makna Bhineka Tunggal ika kian memudar, salah satunya dikuatkan dengan perlakuan yang menunjukkan bahwa Bhineka Tunggal Ika hanya sebatas wacana dan tidak dipratekkan.

“Ideologi Bhinneka Tunggal Ika terhapus oleh ideologi barat yang kini kebanyakan menjadi konsumsi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menyebutkan lunturnya ideologi Bhinneka Tunggal Ika juga terjadi beberapa faktor yakni perbedaan kepentingan rakyat hingga mengakibatkan gesekan negatif.

“Hidup bersama dengan masyarakat yang memiliki keberagaman agama hendaknya mengutamakan suatu toleransi dan rasa menghormati dan menghargai pada semua pemeluk agama. Janganlah kita sibuk dengan pemahaman agama yang satu benar dan yang lainnya salah,” jelasnya.

Dalam menjaga ideologi negara haruslah memiliki paham nasionalisme yang menjadi identitas bangsa. Sebab gagasan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar slogan tak bermakna, akan tetapi menjadi harta yang harus dirawat bersama.

“Inilah inti demokrasi dalam sebuah bangsa yang heterogen. Bila modal bersama ini dipelihara dengan baik dan dikelola oleh sebuah kepemimpinan yang bersih dan bijak, bangsa ini akan survive menghadapi tantangan apapun,” tandasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait