FOKUS

Kapolresta Malang Kota Sampaikan Paparan Penanganan Covid-19 pada Experience Sharing di Polda Jatim

SURABAYA (tandaseru) – Kapolresta Malang Kota memberikan paparan, terkait penanganan Covid-19 dan persiapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Kota Malang, saat acara Experience Sharing serta Satgas Problem Program Oriented Policing (POP) Kampung Tangguh Semeru, di Gedung Mahameru Mapolda Jawa Timur, Selasa (8/4).

Acara tersebut digelar oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr M Fadil Imran, dan juga dihadiri oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, serta para Kapolrestabes maupun Kapolresta jajaran Polda Jatim.

 

Dalam paparannya, Kombes Pol Leonardus menyampaikan jumlah kasus Covid-19 di Kota Malang berdasarkan data terbaru sebaran Covid-19 per tanggal 3 Agustus 2020. Terdapat sebanyak 1101 kasus ODP, 686 kasus PDP dan 696 kasus positif.

Dari jumlah tersebut, pada kasus ODP terdapat 1048 yang telah selesai dipantau dan2 orang meninggal. Pada kasus OTG, terdapat 292 orang sembuh dan 69 orange meninggal.

“Sementara pada kasus positif, terdapat 395 orang sembuh, 58 orang meninggal, dan sisanya 244 orang dalam perawatan.” terangnya.

Sebagai upaya penekanan dan tindak pencegahan kasus penyebaran Covid-19, pada wilayah Kota Malang juga terdapat Kampung Tangguh Semeru dan kawasan tangguh lainnya di masyarakat.

“Terdapat total 98 kawasan tangguh di Kota Malang, antara lain 85 kampung tangguh, 4 mall tangguh, 3 Ponpes tangguh, 1 industri tangguh, 1 pasar tangguh, 2 kantor tangguh serta 2 Aspol (asrama polisi) tangguh.” ujarnya.

Selain itu mantan Wakapolrestabes Surabaya itu juga menjelaskan, ia bersama jajarannya memiliki program pembentukan tim POP dan Posko POP, yang selalu dimonitoring secara periodik setiap hari secara bergilir.

“Kunjungan dan monitoring dilakukan setiap hari dengan penekanan 3T (Tracking, Tracing dan Treatment). Dengan melibatkan pihak Camat, Danramil, Kepala Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.” papar Kombes Pol Leonardus.

Selian itu juga dilakukan pemberian bantuan pada keluarga korban Covid-19, berupa obat Herbal dari Kapolda Jatim dan Sembako kepada keluarga korban Covid-19.

Pada beberapa wilayah Kota Malang, Kapolresta juga menyebutkan diberlakukannya PSBL (Pembatasan Sosial Berskala Lokal). Pada dua wilayah yang diterapakan PSBL selama 2 minggu, mulai 14 – 30 Juli 2020. Kedua wilayah tersebut diketahui Nihil atau tidak ada penambahan kasus Covid-19 baru.

Untuk menyambut Adaptasi Kebiasaan Baru dan mendukung program pemerintah dalam hal penerapan protokol kesehatan. Kapolresta Malang Kota juga menyebutkan pihaknya juga melakukan beberapa langkah untuk mendukung penerapan disiplin protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami menempatkan 60 personel yang tersebar dibeberapa pusat keramaian, 3 Kompi siaga untuk pelaksanaan patroli dan pendisiplinan dan pengamanan di 9 rumah sakit rujukan sebanyak 63 personel.” jelasnya.

Saat Ini terdapat 9 rumah sakit rujukan Covid-19 serta 2 gedung yang digunakan sebagai rumah isolasi di Kota Malang, yang seluruhnya sudah dilakukan pengamanan oleh TNI Polri serta Satpol PP.

Pada kesempatan itu, Kombes Pol Leonardus juga menyampaikan keberadaan Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Polresta Malang Kota, yang dalam pelaksanaan tugasnya juga dilengkapi dengan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap, serta juga melaksankan beberapa prosedur yang telah ditentukan dalam melakukan tugasnya.

“Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19, sampai dengan hari Senin (3/8), telah memakamkan 161 Jenazah, yang terdiri dari 117 PDP dan 44 Positif di Kota Malang.” tuturnya.

Pada acara tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr M Fadil Imran juga memberikan penghargaan kepada 39 Anggota Polri dalam upaya penanganan Covid-19. Diantaranya adalah anggota Jajaran Polresta Malang Kota, yaitu Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf dan Aiptu Andik Puji anggota Babinkamtibmas Arjosari.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait