FOKUS

Kapolrestabes Surabaya Dampingi Forkopimda Lepas Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

SURABAYA (tandaseru) – Setelah diluncurkan oleh Gubernur Jatim, Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, dilepas oleh Kapolda Jatim Irjen Pol.M Fadil Imran beserta Forkompimda dengan didamping oleh Kapolrestabes Surabaya di halaman Polrestabes Surabaya, Rabu (16/9) malam.

Tim dengan jumlah personil 178 orang, yang terdiri dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan relawan masyarakat ini, dibentuk dengan tujuan menindak tegas para pelanggar yang tak mematuhi protokol kesehatan demi meminimalisirkan angka penyebaran virus corona khususnya di Kota Surabaya.

Seluruh personil pemburu pelanggar protokol kesehatan ini disebar pada seluruh wilayah kota Surabaya raya, dan akan menindak langsung bagi para pelanggar yang tidak mematuhi dengan melakukan sidang di tempat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa protokol kesehatan ini harus ditegakkan kedisiplinannya. Sebelumnya Pemerintah telah menerbitkan berbagai instrumen perundang-undangan, seperti dari pusat yang berupa Inpres, perpres, peraturan menteri termasuk surat edaran dari berbagai kementerian.

“Sedangkan, dari Pemprov Jatim terdapat Perda Nomor 2 Tahun 2020 yang merupakan hasil diskusi bersama DPRD, Kapolda serta Pangdam, dan kemudian diikuti dengan Pergub, Perwali dan Perbup se-Jatim. Proses sosialisasi telah kita gencarkan sebelumnya dan sekarang kita harus menindak tegas bagi para pelanggar.” ujar Khofifah.

Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran lads kesempatan yang sama mengatakan sasaran operasi yustisi ada yang mobile dan stasioner.

“Mobile buat mereka yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan seperti masyarakat sering berkerumun. Lalu stasioner adalah bagi mereka yang menggunakan ruang publik, khususnya jalan,” ujarnya.

Terkait sanksi dan hukumannya, Kapolda menyebutkan, sesuai dengan yang tertuang dalam Perda Nomor 2 Tahun 2020, yakni terdapat sanksi administratif dan sanksi pidana.

“Masyarakat telah diedukasi, sosialisasi, difasilitasi dengan menyiapkan masker dan tempat cuci tangan. Sudah saatnya diberikan upaya-upaya penegakan hukum agar lebih taat kepada protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait