FOKUS

Kasus Positif Virus Corona di AS Tembus 1,8 Juta Kasus

NEW YORK (Tandaseru) – Kasus positif virus corona di Amerika Serikat (AS) mencapai lebih dari 1,8 juta kasus per Selasa (2/6).

Korban meninggal dilaporkan sedikitnya 106 ribu jiwa.

Sementara itu, gelombang demonstrasi yang saat ini sedang berlangsung di sana dikhawatirkan meningkatkan jumlah kasus virus korona.

Worldmeter mencatat saat ini AS memiliki 1.859.709 kasus Covid-19 dengan 106.927 kematian. Angka itu menempatkan AS sebagai negara dengan kasus dan kematian tertinggi akibat Covid-19 di dunia.

Negara Bagian New York masih menjadi yang paling parah terdampak. Ia mencatatkan 380.825 kasus dengan 29.988 kematian. New Jersey menempati urutan kedua dengan 162.642 kasus dan 11.732 kematian.

Terdapat tiga negara bagian lainnya yang telah melaporkan lebih dari 100 ribu kasus Covid-19, yani Illnois (121.234 kasus dan 5.412 kematian), Kalifornia (115.119 kasus dan 4.287 kematian), dan Massachusetts (100.805 kasus dan 7.035 kematian).

Saat ini sejumlah wilayah di AS tengah dilanda gelombang demonstrasi mengecam kematian pria Afrika-Amerika, George Floyd. Massa turun ke jalan dan bekerumun menyuarakan pesan serta tuntutannya.

Hal itu telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi meningkatnya angka infeksi Covid-19. Wali Kota New York Bill de Blasio mendesak warganya yang berpartisipasi dalam demonstrasi tetap mengenakan masker dan menerapkan penjarakan fisik.

“Jelas kami tidak ingin orang-orang berdekatan, kami tidak ingin orang-orang di luar sana di mana mereka mungkin terkena atau menyebarkan penyakit ini,” kata de Blasio, dikutip laman the Guardian.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait