FOKUS

Kasus Suap BHS, KPK Panggil Petinggi PT INTI

Tandaseru – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Bisnis PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Persero Teguh Adi Suryandono. Dia bakal diperiksa sebagai saksi terkait dugaan suap proyek baggage handling system (BHS) pada PT Angkasa Pura Propetindo yang dikerjakan PT INTI.

“Yang bersangkutan diperiksa buat tersangka DMP (Direktur Utama PT INTI Darman Mappangara),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat, 22 November 2019.

Darman diduga memerintahkan staf PT INTI, Taswin Nur, memberikan sejumlah uang pada Andra Y Agussalam. Taswin yang juga tersangka dalam kasus ini meminta sopir Andra menjemput uang dengan kode ‘barang paket’.

Barang tersebut diberikan Taswin di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan pada 31 Juli 2019. Uang total Rp1 miliar itu diberikan dalam bentuk pecahan SGD 96.700 yang terdiri dari 96 lembar pecahan SGD1.000 dan tujuh lembar pecahan SGD100.

Darman disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, KPK juga menetapkan Andra Y Agussalam dan Taswin Nur sebagai tersangka dugaan suap proyek pengadaan BHS di enam bandara yang dikelola PT AP II. Andra selaku penerima suap dan Taswin pemberi suap.

Andra selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-l KUHP.

Taswin sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-l KUHP.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait