FOKUS

Kemacetan Mengular Imbas Penyekatan PPKM Darurat di Underpass Mampang

JAKARTA (tandaseru.id) – Polda Metro Jaya menambah titik penyekatan PPKM Darurat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Salah satu titik yang ditambah berada di Underpass Mampang, Jakarta Selatan.

Akibatnya, kemacetan kendaraan terlihat pada Kamis (15/7) pagi. Dalam foto yang dibagikan akun instagram @jktinfo, terlihat kendaraan yang mengular akibat penutupan jalan tersebut.

Titik penyekatan di Underpass Mampang berlaku mulai hari ini Kamis (15/7) pukul 06.00-22.00 WIB. Lokasi tersebut sudah disiapkan oleh petugas sejak malam harinya.

Dalam konferensi pers pada Rabu (14/7), Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan Underpass Mampang Kuningan hanya bisa dilalui oleh kendaraan di bidang esensial dan kritikal. Di luar dari itu akan dialihkan.

“Underpass Mampang, bagi yang kritikal dan esensial dia bisa masuk underpass yang tidak akan kita keluarkan ke kiri ke arah Tendean, namun dia ga bisa putar arah di ujung layang Tendean,” kata Sambodo.

Kendaraan kritikal dan esensial akan diseleksi dari kendaraan lainnya dan diizinkan lewat hingga pukul 10.00 WIB. Sedangkan dia atas waktu tersebut hanya tenaga kesehatan, kendaraan darurat, dan TNI-Polri yang bisa melewati Underpass Mampang Kuningan.

“Termasuk juga dari arah tendean ke arah Rasuna Said itu juga kita laksanakan penyekatan. Jadi yang bukan esensial akan naik flyover ke arah Trans Tv dari situ dia harus putar balik karena yang ke kiri ke Gatot Subroto juga kita laksanakan penutupan. Ini betul-betul hanya untuk kritikal dan esensial,” tambah Sambodo terkait pengalihan lalu lintas di sekitar Underpass Mampang Kuningan.

Diketahui, Aturan PPKM Darurat khususnya di Jakarta diperketat dengan ditambahnya titik penyekatan di 100 ruas jalan Ibu Kota dan wilayah penyangganya.

100 titik penyekatan tersebut akan tersebar di sejumlah ruas jalan. Titik-titik tersebut akan berada di dalam kota, batas kota, hingga ruas jalan penyanggah menuju Jakarta.

Adapun polisi telah membagi waktu dalam pelaksaan penyekatan tersebut. Pukul 06.00-10.00 WIB, 100 titik dilakukan penyekatan untuk masyarakat yang bekerja diluar sektor esensial maupun kritikal. Jika masuk dalam sektor itu, maka polisi memperbolehkan lewat.

Selanjutnya, pekerja di sektor esensial-kritikal tidak diperkenankan lewat titik penyekatan pada pukul 10.00-22.00 WIB. Dalam waktu ini, hanya tenaga kesehatan, perawat, TNI-Polri, dan kendaraan darurat yang diperkenankan melintas.

Lalu, polisi kembali membuka penyekatan di 100 titik tersebut setalah pukul 22.00-06.00 WIB keesokan harinya. Jadi diwaktu tersebut, jalanan Jakarta akan bebas dari penyekatan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com