FOKUS

Kemendagri Beri Apresiasi 212M Bagi Inovasi Pemerintahan Daerah Terbaik!

JAKARTA (tandaseru.id) – Inovasi sangat diperlukan di Indonesia, Agus Fatoni, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemendagri, berbagi soal apresiasi pada Pemerintahan Daerah yang berinovasi, Sabtu, (28/8).

Pada webinar MIPI (Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia) yang bertajuk “Sinergi Memperkuat Riset dan Inovasi Nasional” Agus Fatoni, Kepala Badan Litbang Kemendagri memaparkan betapa pentingnya inovasi terutama di daerah yang perlu didorong.

Inovasi yang dibutuhkan untuk mengangkat peringkat Indonesia dalam GCI (Global Competitif Index) dan GII (Global Innovation Index) yang masih cukup rendah.

Selain itu, inovasi juga diperlukan untuk merubah budaya kerja lama menjadi budaya kerja baru yang lebih totalitas, efektif, efisien dan berkolaborasi tanpa sekat.

“Indeks inovasi daerah sendiri punya regulasi yang jelas, dan sesuai dengan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Pemerintah Daerah dapat melakukan inovasi, dan Kepala Daerah wajib melaporkan inovasi yang dilaksanakan,” tuturnya

Agus menambahkan, kemudian Pemerintah Pusat akan melakukan penilaian dan pengukuran, dan dari penilaian serta pengukuran tersebut Pemerintah memberi penghargaan dan memberi dana insentif daerah.

“Data yang kami kumpulkan, tingkat partisipasi indeks inovasi daerah meningkat dari tahun 2019 sebanyak 27 provinsi, 175 kabupaten dan 58 kota, meningkat 89% di tahun 2020 jadi 34 provinsi, 358 kabupaten dan 90 kota,” ungkapnya

Perlu diketahui, inovasi bisa dilakukan adalah inovasi yang berkaitan dengan tata kelola Pemerintahan Daerah dan pelayanan publik. Hal terpenting, inovasi tersebut mengandung pembaharuan, memberi manfaat bagi daerah tersebut dan tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan pada masyarakat.

“Menariknya, jumlah inovasi yang diciptakan pun meningkat dari tahun 2018 yang hanya 3.718, naik 215% di tahun 2019 jadi 8.016, dan meningkat 185,8% di tahun 2020 jadi 14.897 inovasi.”

Dengan adanya inovasi, maka perlu adanya apresiasi agar lebih mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru lainnya.

“Penghargaan yang biasa kami sebut Innovative Government Award tidak hanya trophy dan piagam, adapula insentif daerah yang diusulkan Kemendagri ke Kemenkeu, dimana besarannya untuk tahun 2021, total sebesar Rp.212 Miliar,” ungkap Kepala Badan Litbang Kemendagri

Untuk diketahui, pemenang dari Innovative Government Award, dibagi jadi beberapa klaster, menurut Provinsi, Kabupaten, Kota, Daerah tertinggal dan Daerah perbatasan.

Klaster Provinsi sendiri yang mendapat peringkat lima besar di tahun 2020 adalah Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta dan Banten.

“Untuk selanjutnya selain rewarding, strategi peningkatan kapasitas aparatur inovasi, bisa dilakukan dengan merubah mindset inovasi, diklat inovasi hingga kolaborasi.” tuturnya

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com