FOKUS

Gak Perlu Repot, Kemendagri Datangi Warga Ganti Dokumen Kependudukan Hilang akibat Banjir

JAKARTA (tandaseru) – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengunjungi warga terdampak banjir di beberapa wilayah Jobodetabek untuk melayani penggantian dokumen kependudukan yang hilang atau rusak.

Aksi jemput bola Kemendagri ini bahkan dipimpin langsung oleh Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh, antara lain ke Jakarta Utara, Tangerang, dan Bekasi, Sabtu (4/1). “Hari ini saya bersama teman-teman Dinas Dukcapil DKI memberikan penggantian dokumen kependudukan hasil pendataan tanggal 2 dan 3 (Januari),” kata Zudan.

Dokumen kependudukan yang dilayani dalam aksi jemput bola tersebut, yakni KTP-el, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga Akta Kematian. Penggantian dokumen itu dilayani secara gratis apabila hilang atau rusak akibat banjir.

“Hari ini kita bagikan Kartu Keluarga, kemudian Akta Kematian, KTP-el, dan Akta Kelahiran yang hilang atau rusak (akibat banjir) kemarin, nah semuanya dibagikan tanpa dipungut biaya,” katanya saat melayani warga di Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara.

Zudan menambahkan, penggantian dokumen kependudukan tersebut diberikan tanpa prosedur yang menyulitkan masyarakat, termasuk tanpa surat pengantar RT/RW.

“Kepada masyarakat diberikan kemudahan prosedurnya, tidak perlu membawa pengantar RT/RW, tidak perlu pengantar kepolisian, dokumen yang hilang dan rusak langsung kami ganti, bisa perorangan maupun kolektif melalui RT/RW masing-masing,” ujarnya.

Selain ke Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, Dirjen Dukcapil dan jajarannya melanjutkan kunjungan ke Kantor Kelurahan Gaga, Kota Tangerang. Dirjen Dukcapil kemudian melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Tangerang dan Kota Bekasi untuk menjemput bola ke beberapa lokasi terdampak banjir lainnya.

Program Dukcapil PEDULI (Penggantian Dokumen Hilang), merupakan upaya Dukcapil untuk membantu warga dalam mendapatkan dokumen Adminduk yang hilang/rusak dikarenakan bencana banjir, berupa dokumen KK, KTP, KIA, akte lahir dan akta-akta lainnya.

Program Dukcapil PEDULI dilakukan melalui: Warga melapor ke kelurahan, kelurahan melaporkan melalui web yang disediakan, Dukcapil memproses dokumen berdasarkan data base yang tersedia, Dukcapil menyalurkan ke kelurahan terdampak bencana banjir (segera dilaksanakan sosialisasi ke kelurahan, kecamatan dan media massa).

Pelayanan Keliling di daerah terdampak bencana banjir, yang dilaksanakan berdasarkan permintaan kelurahan/ kecamatan.

Adapun dokumen Adminduk yang dicetak ulang karena bencana banjir berdasarkan permohonan warga melalui kelurahan dari tanggal 2 – 3 Januari 2020 sebanyak 9 KK, 8 KTP, 5 KIA dan 6 akte lahir. Sedangkan untuk Kartu Keluarga yang dicetak karena banjir di Kelurahan Gaga sebanyak 102 lembar KK.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait