FOKUS

Kemendagri Dorong Upaya Intensifikasi Optimalkan PAD

SEMARANG (tandaseru) – Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo mendorong upaya intensifikasi dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui program-program yang lebih inovatif.

Hal ini disampaikannya pada saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Regional I di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (05/03).

“Menurut evaluasi dari Ditjen Keuda memang Pemerintah Daerah belum memaksimalkan potensi yang dimiliki. Karena apa? Baik itu kaitannya dengan pajak dan retribusi daerah ini masih ditemui adanya beberapa kendala” tuturnya

Kendala yang maksud oleh Hadi, yakni :

Pertama, berkaitan dengan sarana prasarana yang belum lengkap, dalam kaitannya untuk mewujudkan inovasi-inovasi, seperti teknologi informasi.

Kedua, pendataan, survei, dan pengawasan terhadap pemungutan daerah dinilai belum optimal.

Ketiga, realisasi pendapatan daerah, baik dalam perencanaan maupun pencapaiannya, belum didasarkan pada potensi konkret dan real.

Untuk itu, Hadi memberikan masukan terhadap Pemerintah Daerah agar lebih tegas dalam penerapan sanksi bagi yang melakukan keterlambatan pelaporan dan pembayaran.

Ke depan, Hadi berharap terjalin sinergitas dan konsolidasi yang intens antara Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi, dan Pusat atau dalam hal ini Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri.

Lebih lanjut, Hadi menyarankan agar Pemerintah Daerah dapat bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membuat sebuah sistem yang dapat memudahkan dalam pemantauan pelaksanaan APBD.

“Kita mesti membuat sistem untuk membantu kita dalam mengawasi dan memantau pelaksanaan APBD sebagai upaya percepatan,” kata Hadi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait