FOKUS

Kementan Lakukan Empat Langkah Wujudkan Lumbung Pangan 2045

JAKARTA (!) – Kementerian Pertanian melaksanakan proses struktural untuk menjamin visi lumbung pangan dunia 2045 terwujud. Ada empat langkah untuk mewujudkan visi tersebut.

Suwandi, Pejabat Pelaksana Tugas Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian mengungkapkan hal pertama dilakukan yaitu mengembangkan industrialisasi berbasis agro berdasarkan keunggulan komparatif.

“Indonesia harus jaya kembali penghasil kopi dan rempah-rempah. Integrasi aktivitas hulu-onfarm-hilir dibangun berbasis kawasan berskala ekonomi sehingga diperoleh nilai tambah dan pendapatan penduduk setempat,” jelas Suwandi, Jumat (15/9).

Kedua, memperkuat infrastruktur sehingga memperlancar arus distribusi dari desa ke kota. Di desa dibangun jalan, irigasi/embung, listrik, telekomunikasi, lembaga keuangan, pasar tani dan lainnya.

Langkah ketiga, industrialisasi di pedesaan akan menyerap banyak tenaga kerja, sehingga perlu peningkatan kapasitas SDM menjadi profesional dan produktif. SDM setempat dilatih menggunakan alat mesin, perbengkelan, jasa dan lainnya sesuai standar kompetensi.

Upaya keeempat, keterbatasan jumlah petani diatasi dengan mekanisasi. Kementan menyediakan 80.000-100.000 unit alat mesin pertanian setiap tahunnya.

Dengan mekanisasi seperti traktor, poma air, rice transplanter, combine harvester dan ricem milling unit terbukti bisa menekan biaya hingga 40%, waktu, tenaga. Ini juga bisa menurunkan susut hasil panen antara 4-8% dan meningkatkan mutu.

“Teknologi mekanisasi inilah yang membuat generasi muda kini berminat terjun ke pertanian dan pedesaan, dan generasi muda pun merespon positif program Kementerian Desa-PDT kini,” imbuh Suwandi. (arh)

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait