FOKUS

Ketahuan! 70 Persen Rakyat Korut Suka Nonton Drakor, Ini Hukumannya

PYONGYANG (tandaseru) – Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un dikabarkan siap menjatuhkan hukuman berat untuk rakyatnya yang menonton drama dan film dari Korea Selatan.

Dilansir dari New York Post, Senin (27/7), berdasarkan laporan fenomena masuknya budaya Korea Selatan ke Korea Utara itu membuat warganya meniru kata-kata dan ungkapan populer dari “Negeri Gingseng” tersebut.

Seorang sumber mengaku kepada Radio Free Asia (RFA) bahwa pemerintah Korut mulai merencanakan hukuman berat ini karena geram melihat banyak warganya mengikuti gaya berbicara orang Korsel.

“Belasan pria dan wanita dicukur rambutnya dan mereka dibelenggu ketika para penyelidik menginterogasinya”.

“Mulai bulan ini, pihak berwenang akan menggunakan berbagai cara, termasuk hukuman hukum yang lebih berat, bersamaan dengan proyek-proyek pendidikan ideologis, untuk mencegah infiltrasi lebih lanjut dari budaya Korea Selatan,” imbuhnya.

Menurut sumber tersebut, warga Korut memang mulai berbicara seperti orang Korsel karena diam-diam menonton tayangannya.

“Menurut suara orang di video itu, 70 persen penduduk di seluruh negeri (Korut) menonton film dan drama Korea ( drakor),” ucap seorang penduduk di provinsi Hamgyong Utara kepada RFA.

Bahkan video tersebut sudah ditayangkan di semua lembaga Korea Utara pada awal Juli. Diketahui, setelah tujuh dekade berpisah setelah Perang Korea 1950-1953, dialek Korut dan Korsel memang kian berbeda.

Korea Utara tetap mempertahankan dialek mereka untuk berbeda dengan Korea Selatan dengan berbagai cara, termasuk menangkap warga yang mencoba menggunakan gaya bertutur beda.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait