FOKUS

Ketum Golkar Minta Kader Optimalkan Kampanye Daring di Pilkada

JAKARTA (Tandaseru) – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menginstruksikan kadernya untuk memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan kampanye di perhelatan Pilkada 2020.

Menurut Airlangga, berdasarkan data hasil pengawasan Bawaslu RI 10 hari pertama pada kampanye Pilkada 2020, dinyatakan bahwa kampanye daring masih sangat minim.

Kampanye metode daring hanya terjadi di 37 dari 270 wilayah penyelenggaraan Pilkada atau sekitar 14 %. Metode kampanye lainnya adalah pemasangan alat Peraga Kampanye dilakukan di 178 kabupaten/Kota atau 66 %. penyebaran bahan kampanye, telah dilaksanakan di 169 kabupaten/Kota.

Bahan kampanye yang paling banyak digunakan adalah masker yang diganakan di 159 kabupaten/Kota. Berdasarkan pengamatan Bawaslu, masker paling banyak digunakan sebagai bahan kampanye karena beririsan langsung dengan metode kampanye pertemuan terbatas yang juga paling banyak diselenggarakan.

“Berdasarkan data hasil pengawasan Bawaslu tersebut diatas tentunya kegiatan rangkaian peringatan Hari Ulang tahun ke-56 Partai Golkar pada sore hari ini dengan melakukan Gerakan 3M (memakai Masker, Menjaga jarak dan mencuci tangan) yang ditandai dengan penyerahan secara simbolik 4 Juta Masker di 270 wilayah yang sedang melaksanakan Pilkada 2020 sangatlah Relevan,” jelas Airlangga dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-56 Partai Golkar tahun 2020, Sabtu (17/10).

Dalam momen tersebut, Airlangga juga mengucapkan terima kasi kepada Wakil Ketua Umum Bidang Perekonomian selaku Ketua Panitia penyelengara, Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana atas terlaksananya Gerakan 3M yang ditandai dengan penyerahan secara simbolik 4 juta masker kepada AMPG dan KPPG untuk disalurkan di 270 wilayah yang melaksanakan Pilkada Tahun 2020.

Pemerintah, jelas Airlangga saat ini terus mematangkan dan mengevaluasi kebijakan “New Normal” terkait pandemi Covid-19 yang berdasarkan Kajian Pemulihan Ekonomi nasional, tentu kebijakan ini telah mempertimbangkan berbagai hal terkait aspek kehidupan masyarakat.

“Indonesia saat ini masuk dalam top 5 negara terbaik di dunia dalam menangani pandemi Covid-19 dan pelambatan ekonomi; berdasarkan data per tanggal 15 ktober 2020, positivity rate mengalami perbaikan yaitu 19,2 % dari beberapa waktu lalu 22,46% dibanding dunia 21,9 %, Indonesia masih lebih baik,” jelasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait