FOKUS

Kim Jong Un Minta Maaf Gara-gara Prajuritnya Tembak Mati Warga Korsel

PYONGYANG (Tandaseru) – Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menyampaikan maaf yang terdalam atas kelakuan tentaranya.

Permintaan maaf disampaikan Kim ke rakyat Korea Selatan (Korsel) karena pasukannya telah membunuh seorang pegawai negeri sipil (PNS) Korsel.

Korut, kata Kim, pun memberi tahu hasil investigasi dari kejadian tersebut.

Kantor Berita Korsel Yonhap melaporkan Direktur Keamanan Nasional Korsel Suh Hoon mengungkapkan Kim Jong-un, pada Jumat (25/9) mengaku merasa sangat menyesal dan mengecewakan Presiden Korsel Moon Jae-in atas terjadinya pembunuhan itu. Permintaan maaf turut dilayangkan untuk warga Korsel lainnya.

Suh mengatakan Korut telah memberi tahu hasil penyelidikan tentang pembunuhan PNS Korsel tersebut. Pyongyang mengatakan pasukannya sempat melepaskan sepuluh kali tembakan kepada PNS tersebut karena masuk ke wilayah perairan Korut.

Namun Korut membantah kabar tentang pembakaran tubuh PNS tersebut. Ia mengklaim hanya membakar “material mengapung” yang membawa PNS Korsel itu.

PNS Korsel yang dibunuh pasukan Korut dilaporkan hilang dari kapal saat berada di sekitar 10 kilometer Garis Batas Utara (NLL), yakni batas laut de facto Korsel-Korut, pada Senin (21/9). Dia diduga hendak membelot ke Korut.

PNS berusia 47 tahun itu merupakan seorang pejabat perikanan. Laporan menyebut, sebelum dibunuh, dia diinterogasi di sebuah kapal milik Korut. Otoritas tinggi Korut kemudian memerintahkan agar dia dieksekusi. Pasukan Korut kemudian membakar pejabat perikanan Korsel tersebut, kemudian menembaknya.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait