FOKUS

Kim Jong Un Tembak Mati Lima Bawahannya karena Kritik Kebijakan

PYONGYANG (Tandaseru) – Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un memerintahkan eksekusi mati lima pejabat pemerintahannya.

Alasannya, kelima pejabat tersebut mengkritik kebijakan negaranya. Kelima pejabat tersebut dieksekusi tembak mati.

Kelima pejabat tersebut berasal dari Kementerian Ekonomi. Mereka ditembak pada pertengahan 2020, setelah rincian percakapan mereka yang mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah muncul di pesta makan malam dan dilaporkan ke atasan mereka.

Dalam percakapan yang bocor dan kemudian didengar Kim tersebut, kelima pejabat secara terbuka membahas perlunya reformasi industri di negara komunis yang menghasilkan sedikit barang konsumsi untuk warga miskin.

Mereka juga membahas perlunya Korea Utara mencari kerja sama asing untuk membantu mengatasi sanksi perdagangan yang menghancurkan perekonomian.

Diskusi mereka sampai ke kepala Kementerian Ekonomi. Pemimipin kementerian itu lantas melaporkan tindakan mereka kepada pihak berwenang yang mendorong penyelidikan internal.

Kelima orang itu, yang dianggap pemerintah sebagai pejabat yang sangat kompeten di dalam kementerian, dipanggil ke sebuah pertemuan di mana mereka ditangkap oleh polisi rahasia dan dipaksa untuk mengaku merusak citra rezim.

Selain itu, ada laporan lain bahwa keluarga mereka dipindahkan ke kamp penjara politik stasiun 15 di Yodeok, Hamgyeongnam-do, salah satu situs paling terkenal di negara itu bagi para pembangkang politik.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com