FOKUS

Kominfo Gandeng ASN yang Aktif di Media Sosial Jadi Influencer

Tandaseru – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi influencer pemerintah untuk menginformasikan program dan prestasi apa saja yang telah dicapai.

Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo, Prof. DR. Widodo Muktiyo, saat ini fungsi Kominfo sebagai government public relation masih belum optimal.

Dengan demikian dibutuhkan kanal-kanal lain untuk mempublikasikan hasil kerja pemerintah, salah satunya lewat influencer.

ASN yang aktif di media sosial dan memiliki jumlah followers yang besar akan diberikan wewenang khusus untuk ikut membantu menyebarkan informasi terkait program pemerintah.

“Setelah perkembangan industri 4.0 ini arahnya ke mana mana. Karena orang bisa sebarkan konten di mana-mana. IKP sekarang jadi badan koordinasi humas Indonesia. Kita ini simpulnya di Kominfo,” ungkap Widodo dalam acara media gathering Kominfo, Bogor, Senin (25/11).

Di kesampatan yang sama, Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, mengatakan nantinya, ASN yang akan dijadikan influencer pemerintah bukan hanya berasal dari Kemkominfo saja, tetapi dari bidang dan lembaga pemerintah lainnya.

Bagi ASN yang menjadi influencer pemerintah, kelak akan mendapatkan badge khusus yang menandakan bahwa dirinya influencer dan akan mendapatkan undangan khusus jika ada acara-acara yang digelar pemerintah.

“Nanti kalau ada acara pemerintahan, ASN itu akan mendapat undangan,” pungkas Nando.

Untuk syaratnya, Nando mengatakan, yang paling penting ASN tersebut memiliki jumlah followers di Instagram dan Twitter minimal 500 orang dan pengguna yang aktif.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait