FOKUS

Komisi III Panggil Yasonna Pekan Depan Minta Penjelasan Soal Harun Masiku

JAKARTA (Tandaseru) – Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan mengatakan jika tersangka KPK Harun Masiku dikatakan sudah berada di Indonesia maka polemik keberadaan orang yang diburu KPK itu sebenarnya sudah selesai.

Menurut dia, sekarang tugas aparat adalah memastikan dimana Harun berada.

“Sekarang publik sedang menunggu itu,” tegas Hinca di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1).

Pihaknya akan memanggil Menkumham Yasonna pekan depan untuk membahas berbagai persoalan hukum, salah satunya masalah Harun. Dia akan bertanya bagaimana sistem keimigrasian yang diterapkan. Misalnya, soal sistem teknologi yang baru dipasang di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sehingga terjadi delay time dalam mengetahui keberadaan Harun. Persoalan teknis itu perlu dijelaskan kepada Komisi III.

Hinca mengatakan akan meminta penjelasan Menkumham secara gamblang, terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Apakah ada upaya mengaburkan keberadaan Harun? Hinca tidak bisa menanggapi dugaaan tersebut.

“Yang pasti, kami ingin mendapat penjelasan resmi dari Menkumham,” papar dia.

Menurutnya, Menhumkam harus menjelaskan sistem keimigrasian yang diterapkan. Persoalan delay time dan keterlambatan mengetahui keberadaan seseorang dinilai merupakan masalah yang sangat serius. Dia menegaskan bahwa kondisi seperti itu akan sangat berbahaya.

Sementara itu, anggota Komisi III lainnya, Arteria Dahlan, mengatakan penjelasan Dirjen Imigrasi soal keberadaan Harun Masiku seharusnya dihormati. Soal masalah delay time, menurut dia, itu hal yang wajar terjadi dan keterlambatan informasi itu dinilai sangat manusiawi. “Tidak perlu dibesar-besarkan,” ungkapnya.

Selain memanggil Menkumham Yasonna, Komisi III juga akan panggil KPK. Namun, pertemuan dengan komisi antirasuah itu bukan karena adanya kasus Harun. Rapat itu akan membahas banyak hal, mulai soal grand design pemberantasan korupsi, dan isu-isu terkini. Salah satunya masalah yang menjerat Harun Masiku.

Dirinya tidak ingin berpolemik soal Harun. Dia menyerahkan persoalan itu kepada para penegak hukum. Sekarang tugas KPK dan kepolisian untuk mencari keberadaan Harun.

“Biarlah aparat bekerja menyelesaikan masalah itu, karena ini sudah masuk ranah hukum,” ucap dia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait