FOKUS

Korban Tewas Ledakan di Libanon Sudah Lewati 100 Orang

BEIRUT (Tandaseru) – Otoritas Libanon mencatat korban meninggal dunia akibat ledakan besar di Ibu Kota Beirut pada Selasa (4/8) petang telah mencapai lebih dari 100 orang.

Palang Merah Libanon turut mencatat lebih dari 4.000 orang terluka akibat ledakan yang berasal sebuah gudang di dekat pelabuhan Beirut dan berisi 2.700 ton amonium nitrat tersebut.

“Lebih dari 100 orang kehilangan nyawa. Tim kami masih melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di daerah sekitar ledakan,” bunyi pernyataan Palang Merah Libanon, Rabu (5/8).

Pihak berwenang Libanon belum bisa memastikan sumber dan pemicu ledakan. Namun, Dewan Pertahanan Tertinggi Libanon segera menetapkan Beirut sebagai disaster-striken city atau kota yang terdampak bencana kecelakaan.

Ucapan duka juga disampaikan pemerintah Indonesia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Hal itu ia ungkapkan melalui akun resmi Twitter terverifikasinya, Rabu (5/8).

“Belasungkawa dan simpati terdalam saya sampaikan kepada keluarga, orang-orang dan Pemerintah Libanon setelah ledakan besar di Beirut, yang mengakibatkan korban jiwa dan ribuan orang terluka,” ujar Menlu Retno.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait