FOKUS

Kronologi KPAI Nyatakan Wanita Berenang Bersama Pria Bisa Hamil

JAKARTA (tandaseru) – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, salah satu komisioner KPAI mengatakan bahwa wanita dapat hamil jika berenang di kolam yang sama dengan pria.

Pernyataan yang kontroversi ini diungkapkan oleh Sitti Hikmawatty, Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) pada salah satu media online, pada Jumat (21/2).

Kronologi statment kontroversi komisioner KPAI

Hal ini bermula saat salah satu media online menanyakan kasus aborsi di Paeban yang diungkapkan kepolisian. Sitty mengatakan bahwa aborsi sangat bertentangan dengan hak untuk hidup.

“Semua anak itu memiliki hak untuk hidup,” ujar Sitty.

Dia juga mengatakan bahwa kehamilan yang berindikasi dari kolam renang merupakan contoh dari hamil tak langsung atau hamil tanpa bersentuhan secara fisik.

“Pertemuan yang tidak langsung misalnya, ada sebuah mediasi di kolam renang, ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat, walaupun tidak terjadi penetrasi, tapi ada pria terangsang dan mengeluarkan sperma, dapat berindikasi hamil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sitty juga mengaku pernyataannya tersebut didapat dari jurnal seorang ilmuwan dari luar negeri.

Klarifikasi ketua KPAI

Munculnya statment kontroversi itu, Ketua KPAI, Susanto melakukan klarifikasi. Pihaknya masih mengonfirmasi jurnal yang dibuat sebagai rujukan.

Kendati demikian, sikap KPAI tidak sebagaimana narasi berita di media online tersebut. Susanto mengaku Ia sedang mencari tahu kebenaran tentang pernyataan itu.

“Itu pendapat pribadi. Prinsipnya pandangan dan sikap KPAI tidak demikian, semoga hal ini dapat meluruskan viralnya pemberitaan serta tidak ada lagi kontroversi di medsos dan masyarakat,” ujar Susanto yang dilansir dari IDN Times, Minggu (23/2).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id