FOKUS

Kuasa Hukum dr. Richard Lee soal Penahanan: Tidak Ditahan Atas Atensi Kapolri!

JAKARTA (tandaseru.id) – Polda Metro Jaya memutuskan untuk tidak jadi menahan dokter Richard Lee dalam kasus dugaan ilegal akses dan upaya penghilangan barang bukti.

Terkait itu, Tim kuasa hukum dr. Richard mengklaim jika batalnya keputusan penahanan Richard lantaran perintah langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pengacara Richard, Razman Nasution. Razman menyampaikan ucapan terimakasihnya ke Kapolri.

“Pertama-tama kami berterima kasih kepada Bapak Kaporli yang telah mengatensi kejadian atau perkara tentang klien saya,” kata Razman kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8).

Selanjutnya, Razman berbicara terkait batalnya penahanan kliennya. Dia menyebut ada atensi dari Kapolri yang membuat Polda Metro Jaya batal menahan kliennya.

“Alhamdulillah klien saya tidak ditahan dan atas atensi Pak Kapolri, atas perintah Kapolri klien saya tidak ditahan,” beber Razman.

Seperti diketahui, Dokter Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan akses ilegal dan upaya menghilangkan barang bukti. Penyidik awalnya mengatakan akan melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan setelah dijemput polisi di kediamannya di Palembang pada Rabu (11/8).

Yusri ketika itu mengemukakan Richard Lee dipersangkakan dengan Pasal 30 Juncto Pasal 46 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dan atau Pasal 221 KUHP. Dia terancam dengan hukuman pidana penjara maksimal 8 tahun.

“Sekarang RL (Richard Lee) sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” kata Yusri saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8) siang.

Ketika itu, Yusri juga menegaskan penangkapan terhadap Richard Lee tidak terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Kartika Putri. Melainkan, terkait kasus ilegal akses dan upaya menghilangkan barang bukti.

“Perlu saya luruskan perkara pencemaran nama baik yang dilaporkan KP (Kartika Putri) ini berbeda dengan upaya hukum ilegal akses dan pencurian barang bukti,” kata dia.

Berdasar hasil penyidikan, lanjut Yusri, Richard Lee terbukti melakukan ilegal akses terhadap akun Instagram miliknya yang telah disita oleh penyidik. Selain itu yang bersangkutan juga disebut telah melakukan penghapusan terhadap beberapa barang bukti di dalamnya.

“Hasil penyelidikan ditemukan yang melakukan ilegal akses dan pencurian di akun yang jadi barang bukti itu dilakukan sendiri oleh RL (Richard Lee),” bebernya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com