FOKUS

Kunjungi Stan Dinsos, Gubernur Khofifah Semangati Klien Disabilitas

SURABAYA (tandaseru) – Usai membuka gelaran Jatim Fair Virtual 2020 di Grand City Surabaya, Kamis (22/10), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau stan Dinas Sosial Provinsi Jatim.

Didampingi Kepala Dinsos Jatim Dr Alwi, Khofifah menyemangati klien binaan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (RSBD) Pasuruan yang menunjukkan keterampilan servis elektro, sablon, dan servis HP.

Tak hanya itu, Gubernur perempuan pertama Jatim ini juga tertarik dengan taplak meja bordir hasil kerajinan klien UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara (RSBRW) Pasuruan. Khofifah pun kemudian membeli lima buah taplak bordir yang dipamerkan.

“Jika bordirnya computerized, harganya bisa direduksi. Nanti gedungnya harus diperluas dan dilengkapi mesin. Pemasarannya pun juga bisa lebih luas,” ujar Khofifah kepada Kadinsos Jatim.

Selain Gubernur Jatim, stan Dinsos Jatim ini juga dikunjungi Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Ketua Dekranasda Jatim Arumi Emil Dardak, dan Kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemprov Jatim. Bahkan, banyak di antara mereka yang tertarik dengan produk klien UPT. Salah satunya, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur, Pung Karnantohadi.

Pejabat yang lekat disapa Pungki ini memesan 100 buah holder hand sanitizer berbahan rajut. Produk yang bisa digunakan sebagai gantungan tas ini merupakan hasil karya klien UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Jombang.

“Saya pesan karena kualitas produknya bagus dan dibutuhkan banyak orang,” tuturnya.

Kabid Pengembangan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Dinsos Jatim, Hoirun Nawalah MKes mengatakan, produk holder tersebut dibuat oleh klien lansia yang berada di UPT PSTW.

“Pesanan Pak Pungki ini akan kami kerjakan dalam waktu satu minggu,” imbuhnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait