FOKUS

Lakukan Pemerasan, Ketua dan Anggota BPD Terkena OTT Polres Bengkulu Utara

BENGKULU (tandaseru) – Polres Bengkulu Utara ( BU ) Polda Bengkulu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua BPD Desa Muara Santan beserta 3 anggotanya, Jumat (29/5).

Peristiwa OTT tersebut dilakukan di Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara. OTT tersebut karena adanya pemerasan terhadap Kepala Desa Muara Santan oleh Ketua dan anggota BPD.

Peristiwa pemerasan tersebut terjadi berawal pada 3 Maret 2020,  pelaku bernama Yudi selaku Ketua BPD Desa Muara Santan beserta 3 anggota BPD membuat surat kuasa kepada lembaga LPPRI ( Bihiman dan M. Zaidi ) untuk mengurus dugaan penyelewengan dana desa Muara Santan tahun 2019 ke aparat penegak hukum.

Setelah surat kuasa tersebut dibuat, Ketua BPD Yudi Ediansyah beserta anggotanya Amri Andrea, Frengki Bastian, Ali Alatas, Mulyadi dan dari lembaga LPPRI ( Bihiman dan M. Zaidi ) bersama-sama melakukan pemeriksaan fisik DD Ta. 2019.

Usai melakukan pemeriksaan fisik pelaku Frengki selaku Wakil Ketua BPD mengajak kepala desa ( Darwinto ) untuk bertemu di rumah makan Parida.

Setelah kepala desa datang, sudah ada disana lembaga LPPRI Bihiman dan M. Zaidi, Yuli Ediansyah, beserta anggotanya Amri Andrea, Frengki Bastian, dan Frengki Bastian yang langsung meminta uang kepada kepala desa sebesar Rp40.000.000 dengan ancaman jika tidak dituruti maka kasus akan dilanjutkan.

Darwinto selaku kepala desa yang merasa terancam, namun hanya menyanggupi sebesar Rp5.000.000 dan uang tersebut diberikan kepada Yudi Ediansyah.

Setelah itu bulan Mei 2020, menurut M. Zaidi bahwa Amri jika mau dibantu kasusnya maka jangan kurang dari Rp50.000.000. Atas hal tersebut kepala Desa merasa telah diancam oleh pelaku maka korban membuat pengaduan kepada tim Saber pungli .

Kemudian pada Selasa 26 Mei 2020, Dumas saudara Darwinto selaku kepala Desa Muara Santan Kecamatan Napal Putih Kabupaten BU, unit Tipidkor Polres BU Polda Bengkulu melakukan penyelidikan.

Kamis 28 Mei 2020 sekira pukul 22.30 Unit Tipidkor bersama Unit Opsnal dan Unit Pidum di pimpin langsung Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, menangkap tangan Yudi Ediansyah, Frengki Bastian, Bihiman, dan M. Zaidi dengan barang bukti uang sebesar Rp5.000.000.

Kasat Reskrim Polres BU Polda Bengkulu mengungkapkan pelaku akan dijerat dengan pasal 12 e UU RI no 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi tentang pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan menyalah gunakan kekuasaan memaksa seseorang memberikan sesuatu kepada orang lain atau bagi dirinya sendiri.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait