FOKUS

Ledakan Beirut Rugikan Libanon Hingga 15 Miliar Dolar AS

BEIRUT (Tandaseru)- Nilai kerugian ledakan Beirut yang terjadi pada 4 Agustus silam diprediksi mencapai USD 15 miliar. Hal tersebut disampaikan Presiden Libanon, Michel Aoun, Rabu (12/8).

USD 15 miliar berarti setara Rp221 triliun jika menggunakan kurs 1 dolar – Rp15 ribu.

Dikutip dari AFP, kerugian tersebut diungkapkan Aoun saat dalam perbincangan via telepon dengan Raja Spanyol Felipe, Rabu (12/8), dan disampaikan melalui akun twitter resmi kepresidenan.

“Perkiraan awal kerugian di pelabuhan mencapai USD 15 miliar,” kata Aoun.

Ledakan bahan jenis ammonium nitrat di Port of Beirut menewaskan 200 orang, menghancurkan area hingga radius 5 kilometer.

Dilansir media setempat, 300 ribu penduduk Libanon kehilangan tempat tinggal. Demonstrasi meluas menuntut tanggung jawab pemerintah.

Perdana Menteri Libanon Hassan Diab memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

“Hari ini kami mengindahkan orang-orang dan tuntutan mereka untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas bencana,” katanya, kemarin.

“Inilah mengapa hari ini saya mengumumkan pengunduran diri pemerintahan.”

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait