FOKUS

Lewat Podcast Deddy, Taufik Hidayat Bongkar Modus Korupsi di Kemenpora

JAKARTA (tandaseru) – Mantan pebulutangkis, Taufik Hidayat tanpa ragu membongkar praktek korupsi di instansi pemerintah. Pernah jadi staf khusus di Kemenpora era Imam Nahrawi, dia pun beberkan modus korupsi yang pernah diketahuinya.

Dalam podcast Deddy Corbuzier, Taufik mengungkap modus korupsi yang dilakukan oknum untuk melakukan aksinya dengan memanfaatkan atlet, seperti saat atlet menjalani Pelatnas (Pemusatan Pelatihan Nasional) dan hendak menginap di hotel.

“Mereka dapat jatah Rp500.000 untuk hotel. Tapi kan kita tau, kalau masukin banyak orang pasti dapat diskon dari hotel,” kata Taufik Hidayat dalam channel YouTube Deddy Corbuzier, Senin (11/5).

“Misalnya diskon Rp 100.000 dikali 1.000 atlet itu berapa duit?,” tanya lelaki 38 tahun itu pada Deddy.

Deddy Corbuzier pun menjawab akumulasinya mencapai Rp 100 juta setiap hari. “Wah, itu selama berapa hari ya? (nginapnya)?,” tanya Deddy penasaran.

“Bulan. Gila lu,” jawab Taufik Hidayat singkat.

Mendengar hal itu, sontak Deddy tampak begitu terkejut hingga tak bisa berkata-kata.

“Gila itu uang kalau dilimpahkan untuk fasilitas atlet, men. Lucunya, orang yang nyikat duit rakyat justru malah dihormati. Aduuuh,” kata Deddy.

Taufik menambahkan, hingga saat ini kejahatan itu belum terbongkar sebab tidak ada bukti sebagai penguat.

Tak hanya itu, Dia juga terang-terangan memberikan pernyataan terkait instansi pemerintah (Kemenpora), dan menyebut banyak “tikus-tikus kantor” di sana.

“Asli gue kapok sih, gue yang tadinya cuma pengin belajar ternyata waduh enggak sejalan nih. Kalau sekarang kasarnya gue berpikir siapapun disitu menterinya akan sama saja, itu harus setengah gedung dibongkar tikusnya banyak. Banyak banget,” jelasnya.

Diperiksa KPK

Sebelumnya Taufik Hidayat menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) periode 2016-2017.

Namanya terseret dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kemenpora. Dia sempat diperiksa oleh KPK terkait kasus korupsi mantan menteri olahraga, Imam Nahrawi.

Saat hadir sebagai saksi, Taufik mengaku pernah menjadi kurir penerima uang untuk Imam Nahrawi yang didakwa menerima suap sebesar Rp11,5 miliar dan gratifikasi Rp8,648 miliar dari sejumlah pejabat Kemenpora dan KONI.

Dalam video podcast-nya Deddy Corbuzier, Taufik tidak menaruh rasa curiga saat diminta untuk mengantarkan uang kepada Imam Nahrawi.

“Kirain kan orang cuma nitip buat bantuan kali ya mungkin sesuatu buat ucapan terima kasih kali ya, kan gue enggak tahu,” ujar Taufik.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait