FOKUS

LPSK Jaminkan Perlindungan untuk Saksi Kebakaran Kejagung

JAKARTA (Tandaseru) – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bakal memberikan perlindungan bagi para saksi dalam kasus kebakaran Kejaksaan Agung (Kejagung).

LPSK meminta para saksi tidak takut memberikan keterangan kepada penyidik demi terungkapnya motif, alat bukti dan pelaku kejadian. Bareskrim diketahui telah menaikkan ke tahap penyidikan kasus tersebut usai memanggil banyak saksi.

“Konsen LPSK pada kasus ini, kami berharap saksi bisa dengan aman memberikan keterangan tanpa tekanan dan ancaman,” ujar Wakil Ketua LPSK, Wakil Ketua LPSK, Edwin Partologi, Sabtu (19/9).

LPSK juga telah menjalin komunikasi dengan Bareskrim Polri untuk sinergis menangani kasus kebakaran Kejagung ini.

“Koordinasi untuk mendapatkan gambaran, adakah saksi yang membutuhkan perlindungan LPSK,” ujar Edwin.

Sementara itu, Bareskrim akan memeriksa 12 saksi kebakaran gedung Kejagung pada Senin pekan depan. Ke-12 saksi tersebut merupakan bagian dari 131 saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

“Seluruh peserta gelar perkara sepakat untuk menaikan status dari tahap penyelidikan ke penyidikan untuk mencari serta mengumpulkan bukti dan menemukan tersangka,” kata Argo menegaskan status kasus kebakaran Kejagung tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait