FOKUS

Lutfi si Pembawa Bendera saat Demo Rusuh Mengaku Disetrum, Polisi: Silahkan Melapor

JAKARTA (tandaseru) – Terdakwa Dede Lutfi Alfiandi, pembawa bendera merah putih saat kerusuhan demonstrasi di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu mengaku disetrum oleh polisi untuk mengaku melempar batu saat aksi itu.

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut mempersilakan Lutfi untuk melapor ke Propam apabila merasa ada yang salah selama proses penyelidikan di kepolisian.

“Ada mekanismenya, kalau memang enggak terima. Ada yang namanya dewan pengawas kita Propam. Laporkan ke Propam nanti akan kita lakukan pemeriksaan,” jelas Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/1).

Yusri mengklaim pihaknya telah melakukan penyidikan kasus itu secara profesional. Polisi telah sesuai prosedur dalam penyelidikan kasus tersebut.

“Polri dalam hal ini penyidik sudah bekerja secara profesional sesuai dengan SOP yang ada,” ucap Yusri.

Yusri menilai Dede sah saja membantah keterangannya. “Cuitan dia dalam sidang kemarin itu silakan saja. Ini kan sidang sementara sedang masih berlangsung, kita tunggu saja nanti bagaimana hasil sidangnya,” tuturnya.

Sebelumnya dalam sidang, Lutfi mengaku dipaksa polisi mengakui melempar batu ke aparat kepolisian. Selain dipukul, Lutfi mengaku disetrum oleh polisi agar mengakui perbuatannya tersebut.

Hal tersebut disampaikan Lutfi dalam persidangan pada Senin (20/1) kemarin di PN Jakarta Pusat. Lutfi menyampaikan hal tersebut dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Lutfi didakwa melawan polisi pada saat aksi 30 September 2019. Lutfi, disebut jaksa, melakukan kekerasan kepada polisi yang berjaga di depan gedung DPR.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait