FOKUS

Lylod Austin Pria Kulit Hitam Pertama Jadi Menhan AS

WASHINGTON DC (tandaseru.id) – Senat Amerika Serikat resmi mengukuhkan Lylod Austin sebagai Menteri Pertahanan kabinet Presiden Joe Biden, pada Jumat (23/1).

Lloyd Austin menjadi pria kulit hitam pertama yang menduduki jabatan sebagai Menhan AS dan berkantor di Gedung Pentagon.

Dilansir Reuters, Sabtu (23/1), voting yang digelar Senat AS pada Jumat (22/1) waktu setempat menunjukkan 93 Senator mendukung dan hanya dua Senator yang menolak berasal dari Partai Republik.

Senator Jack Reed, Ketua Partai Demokrat yang berasal dari Komite Angkatan Bersenjata Senat menekankan bahwa AS saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pandemi virus corona (Covid-19), hingga persaingan Tiongkok dan Rusia.

“Jenderal Austin adalah pemimpin yang sangat berkualitas dengan karir yang panjang dan terhormat di militer AS,” kata Reed sebelum pemungutan suara.

Berasal dari Thomasville, Georgia, Austin merupakan lulusan Akademi Militer AS di West Point, pada 1975 dengan tugas di bidang Infanteri.

Pria berusia 67 tahun ini merupakan seorang veteran perang di Irak dan Afghanistan dengan pangkat terakhir pensiunan jenderal bintang empat.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat dan pernah memimpin pasukan AS ke Baghdad pada 2003.

Lloyd Austin pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat pada Februari 2012 hingga Maret 2013, yang bekerja sama dengan Joe Biden sebagai Wakil Presiden pemerintahan Obama.

Seperti dilansir dari The American Academy of Diplomacy, Austin berhasil mecapai puncak karier militernya sebagai Komandan ke-12 Komando Pusat AS dari 22 Maret 2013-30 Maret 2016.

Disini ia bertanggung jawab atas strategi militer dan operasi gabungan di seluruh Timur Tengah, Asia Tengah dan Asia Selatan.

Selama hampir 41 tahun dinas militer, Lloyd Austin memimpin unit di setiap eselon, dengan penempatan tugas di Jerman, Panama, Irak, Afghanistan, dan Amerika Serikat.

Jenderal Austin dikenal sebagai sosok yang mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat dan menghindar dari sorotan publik.

Ia juga dikenal tak banyak memberikan wawancara kepada media dan memilih tidak membeberkan operasi militer kepada publik.

Sejak pensiun dari dinas militer aktif pada 1 Mei 2016, Jenderal Austin mendirikan dan merupakan pemilik dan Presiden Austin Strategy Group, LLC.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com