FOKUS

Masa Transisi New Normal, Forkopimda Kota Malang Sidak ke Pusat Perbelanjaan

MALANG (tandaseru) – Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, hari ini memasuki masa transisi New Normal. Mengawali hal itu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang melakukan sidak pada beberapa pusat perbelanjaan, Senin (1/6) siang.

Saat mengunjungi Malang Town Square (Matos) dan Transmart untuk melakukan pengecekan kondisi dan masyarakat pada hari pertama mall dibuka, ternyata masih banyak dijumpai masyarakat yang tidak menghiraukan aturan.

Banyak diantara masyarakat yang masih tidak menggunakan masker, baik pengunjung dewasa ataupun anak-anak. Selain itu, juga masih ada pusat perbelanjaan yang masih belum melengkapi aturan protokol kesehatan. Seperti tidak adanya petugas yang menyemprotkan hand sanitizer, menunggu buku tamu serta petugas yang mengukur suhu tubuh pengunjung.

“Paling tidak, ada tiga petugas yang berjaga di pintu masuk. Ada yang menunggu buku tamu untuk mendata pengunjung yang datang, mengukur suhu tubuh menggunakan thermal gun hingga menyemprotkan hand sanitizer,” ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, disela-sela kunjungan sidaknya.

Melihat masih banyaknya masyarakat yang tidak menggunakan masker, terutama anak-anak. Mantan Wakapolrestabes Surabaya itu meminta pihak mall untuk menyediakannya.

“Kami meminta kepada pihak mall untuk menyediakan masker, karena masih banyak terlihat masyarakat yang tidak menggunakannya,” pungkasnya.

Selain itu, Kombes Pol Leonardus juga menegaskan kepada pengelola mall agar menerapkan protokol kesehatan kepada karyawannya.

“Kami imbau agar karyawan menggunakan face shield. Jika masih ada mall yang ditemukan melakukan pelanggaran, maka akan diberikan teguran. Kalau sampai tiga kali teguran tidak diindahkan, akan ditutup,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson menambahkan, untuk menertibkan masyarakat, personel TNI/Polri akan langsung disiagakan dibeberapa titik terutama pusat keramaian masyarakat.

“Jumlah personel akan diatur sesuai dengan kondisi. Tergantung dari akses pintu masuk juga. Ini kami lakukan juga untuk mencegah euforia masyarakat agar tidak berlebihan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dandim 0833 Kota Malang itu juga mengatakan keberhasilan New Normal Life selain dari kedisiplinan masyarakat, juga ditentukan oleh peran serta pelaku usaha (pengelola mall).

“Mereka harus memenuhi aturan. Seperti mengatur jarak di tenant yang cenderung ramai dan mengatur jarak antrean. Serta, membatasi kapasitas pengunjung yang hanya 50 persen dari biasanya,” tandasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait