FOKUS

Masa Transisi New Normal Kota Malang, TNI Polri Patroli dan Berikan Imbauan Kepada Pelaku Usaha

MALANG (tandaseru) – Memasuki masa transisi New Normal Life, jajaran Kodim 0833 Kota Malang dan Polresta Malang Kota lebih intensif melakukan Patroli gabungan bersama pihak Pemkot Malang untuk mendisiplinkan masyarakat kota Malang, dengan penerapan masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

Dalam Apel gabungan yang dilaksanakan di Makodim 0833 Kota Malang, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson mengatakan, patroli gabungan yang dilakukan tersebut merupakan dalam rangka pendisplinan masyarakat terkait dengan penyebaran Covid-19, Selasa (2/6) malam.

“Kita akan melaksanakan kegiatan di pusat keramaian dan perbelanjaan untuk dapatnya memberikan edukasi dan pendisplinan, baik kepada pelaku usaha dan juga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.” ujarnya.

Letkol Inf Tommy, juga megatakan agar anggotanya lebih intensif memberikan imbauan kepada masyarakat jika ditemukan pelanggaran.

“Apabila kita menemui adanya pelanggaran kita hanya sebatas memberikan himbauan untuk dapatnya tetap memakai masker dalam melaksanakan aktivitasnya.” pungkasnya.

Selain diikuti oleh 100 personel gabungan, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko serta beberapa pejabat utama.

Pada pelaksanaan patroli, bukan hanya pusat perbelanjaan yang menjadi sasaran patroli, namun tempat berkumpulnya anak muda juga menjadi sasaran kegiatan Patroli tersebut. Seperti yang terlihat di beberapa kafe kopi yang ada di Pasar Tawangmangu, Kecamatan Lowokwaru, dan masih banyak pengunjung, selain tidak memakai masker juga tidak menerapkan physical distancing.

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengingatkan masyarakat serta para pelaku usaha, terkait masa transisi menuju New Normal Life.

“Ada dua poin penting yang kami ingatkan. Yaitu yang pertama untuk selalu pakai masker, perhatikan physical distancing, dan tersedianya tempat cuci tangan atau hand sanitizer. Lalu yang kedua adalah boleh beroperasional hingga pukul 21.00, artinya jam 21.00 harus sudah tutup,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada kegiatan tersebut cukup banyak masyarakat yang tak memakai masker.

“Oleh karenanya kami ingatkan agar tetap selalu pakai masker. Selain itu dalam kegiatan ini, kami juga membagikan masker. Sehingga dapat langsung digunakan bagi masyarakat yang tak memakai masker,” bebernya.

Dirinya juga menerangkan akan memberikan sanksi tegas bagi yang masih melanggar selama masa transisi New Normal ini.

“Bila ada yang melanggar, maka akan kami berikan sanksi sesuai Perwali. Sanski terberat yaitu adalah pencabutan izin usaha,” tambahnya.

Selain melalukan sidak di kafe kopi yang ada di sekitar Pasar Tawangmangu, Forkopimda juga melakukan pengecekan ke mall Malang Town Square (Matos). Pada mall tersebut, semua pengunjung mall telah mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker.

Sementara Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, pada kesempatan yang sama juga menegaskan pihaknya akan memberikan imbauan kepada pengusaha dan pengunjung yang tidak mematuhi protokol.

“Kita coba nanti akan memberikan imbauan kepada pengusaha maupun pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Selanjutnya kita akan koordinasi dengan pihak Pemkot dan akan memberikan penindakan berupa surat teguran kepada pengusaha yang tidak mematuhi aturan Perwali New Normal Life.” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait