FOKUS

Massa Demo Omnibus Law Bubarkan Diri dengan Tertib, Pangdam Jaya: Tak Ada Gas Air Mata dan Tindakan Kekerasan

JAKARTA (tandaseru) – Massa aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha telah membubarkan diri setelah sebanyak 30 anggota TNI menggiring massa untuk kembali ke wilayahnya masing-masing.

Dalam membubarkan massa yang sudah melewati batas penyampaian pendapat di muka umum, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengungkapkan pihaknya bersama Polri akan menggunakan cara baru dengan tidak menembakan gas air mata dan tindakan kekerasan.

“Tidak ada gas air mata, tidak ada tindakan-tindakan kekerasan, kita sama-sama sudah saling menyadari bahwa kesadaran untuk cinta tanah air ini sekarang luar biasa,” kata Dudung kepada wartawan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).

Dudung mengungkapkan tindakan persuasif hingga humanis akan terus dilakukan agar terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang baik.

“Ini rupanya sangat efektif sekali sehingga masyarakat menyadari kalau aspirasinya sudah disampaikan nanti disalurkan ke Pemerintah dan ini luar biasa. Jadi tindakan yang disampaikan oleh TNI-Polri diterima oleh masyarakat,” ucapnya.

Kedepan, kata Dudung, pihaknya mengharapkan kesadaran dari masyarakat ketika meyampaikan orasinya harus dengan tertib dan aman sehingga tidak mengganggu kenyamanan bersama.

“Tadi kita sama-sama dengan kepolisian jadi kita harapkan tidak ada lah istilahnya tindakan-tindakan yang represif sehingga kesadaran antara masyarakat ini semakin meningkat. yang penting aspirasi sudah disampaikan,” ucapnya.

Sebelumnya, kerusuhan aksi dalam menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Patung Kuda Arjuna Wiwaha pada Selasa (20/10) sempat pecah. Para massa aksi sempat menembakan petasan dan melemparkan botol aqua ke arah pihak kepolisian.

Selain itu, massa aksi juga membakar ban sehingga menimbulkan asap yang mengepul didepan Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat.

Namun, aksi tidak berjalan lama setelah aparat TNI turun ke kerumunan massa dan menggiring massa untuk kembali pulang ke rumah masing-masing. Hal tersebut disambut baik massa dengan memeluk aparat TNI dan akhirnya membubarkan diri.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait