FOKUS

Mau Tahu Fakta Unik Bumi Datar? Inilah Informasinya

JAKARTA (!) – Persepsi lumrah yang telah melekat di setiap benak orang tentang bentuk bumi adalah bulat. Hal ini telah menjadi kepercayaan akut yang tidak terbantahkan, terlebih persepsi tersebut telah dibumbui dengan balutan teori.

Sebut saja dengan adanya proses penerbangan satelit ke ruang angkasa, bahkan sampai menginjakkan kaki di bulan. Bentuk permukaan laut, yang kian lama melengkung dan bukti lain sebagainya.

Tidak hanya demikian, dalam pelajaran sekolah dasar pun telah dicekoki pengetahuan bahwa bumi yang kita tinggali ini berbentuk bulat.

Namun, persepsi khalayak yang mengatakan bentuk bumi bulat akhir-akhir ini mendapat oposisi baru, yakni adanya asumsi yang mengatakan bahwa bentuk bumi ini datar.

Sungguh kabar yang menggemparkan dunia. Fakta unik bumi datar ini kian hari, kian merebak di mana-mana. Tidak luput pula, masuk ke dalam hot news dalam berbagai media.

Entah itu, pewacanaan di media sosial ataupun di media elektronik. Jadi penasaran bukan? Apa yang menjadi fakta unik bumi datar?

7 Fakta Unik Bumi Datar yang Harus Kamu Ketahui

Terdapat beberapa alasan logis mengapa orang-orang berkeyakinan bahwa bumi yang kita tinggali ini bukan berbentuk bulat, melainkan datar.

Tersebutlah mereka sebagai flatter. Argumentasi mereka bukan saja omong kosong belaka melainkan berpijak pada adanya temuan fakta sebagai berikut:

1. Horizon Bumi Datar Bukan Melengkung

Fakta unik bumi datar yang pertama ialah garis horizon bumi yang ternyata tetap datar apabila dilihat dari ketinggian tertentu. Kaum flatter pun sudah membuktikan terbang setinggi NASA dan hasilnya bumi tetap masih saja datar.

2. Satelit Hanya Ilusi, Sebab Internet Terhubung Melalui Kabel

Flatter berasumsi bahwa satelit hanyalah ilusi imprealisme. Sebagai faktanya, internet, siaran TV, telepon dan media elektronik lainnya saling terhubung menggunakan jaringan kabel bawah laut dan 7 menara utama yang berada di dunia.

Fakta ini disempurnakan dengan pengakuan dunia yang mengatakan bahwa melalui kabel fiber optik, kecepatan internet lebih optimal daripada menggunakan sinyal satelit.

3. Jalur Penerbangan yang Datar

Akibat adanya seorang ibu yang melahirkan pada ketinggian 30.000 kaki (92 km) akhirnya pesawat China Airlines mendarat darurat di Alaska. Penerbangan China Airlines rute Bali-Los Angles (Amerika Serikat) terpaksa harus terhenti di Alaska pada Oktober 2015.

Hal ini menunjukan bahwa bumi berbentuk datar. Alasan logisnya, sebab pesawat pada dasarnya hanya akan berhenti di stasiun bandara yang terlewati.

4. Catatan Perjalanan Captain Cook

Perjalanan Captain Cook menjelajahi antartika selama 3 tahun 8 hari. Disebutkan, tercatat bahwa ia menjelajahi es antartika sepanjang 60.000 km dan ia tidak menemukan pintu masuk. Menurut flatter, Captain Cook justru sedang mengelilingi dinding bumi.

5. Bumi Memiliki Kubah Langit yang Tidak Dapat Ditembus

Flatter berargumentasi bahwa bumi memiliki kubah langit yang tidak dapat ditembus oleh benda apapun. Sekalipun itu oleh roket maupun satelit.

Dibuktikan dengan adanya dokumen NATO dan Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa mereka pernah berusaha menghancurkan kubah langit dengan bom atom. Sejarah peristiwa tersebut terjadi pada 1958-1962.

6. Permukaan Laut yang Datar

Untuk membuktikan bahwa bumi itu tidak melengkung, kaum flatter mencobanya dengan sinar laser. Jarak tempuh sinar laser ialah 20 km. Sementara percobaan tersebut dilakukan pada jarak 6,4 km.

Pada jarak 6.4 km seharusnya bumi melengkung pada 3.2 meter. Laser pun dipancarkan, namun sinarnya tetap saja tidak melenceng di titik lengkung bumi, melainkan tetap saja datar.

7. Fenomena Gerhana yang Dapat Diprediksi

Sedangkan fakta unik bumi datar yang terakhir ialah adanya fenomena gerhana. Menurut Flatter, ukuran bulan dan matahari lebih kecil daripada bumi. Jaraknya sangat dekat dengan bumi.

Berbeda dengan NASA yang mengatakan ratusan kilometer. Teori flatter ini didasarkan pada teori siklus Saros, astronomi asli Babilonia.

Siklus Saros dibuat berlandaskan perputaran matahari dan bulan mengelilingi bumi. Dideskripsikan bahwa gerhana hanya akan terjadi setiap 18 tahun 11 hari 8 jam.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com