FOKUS

Mendagri: IPDN Harus Kembangkan Kurikulum Ikuti Perkembangan Kehidupan

Tandaseru – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian Ph.D mengatakan IPDN harus mengembangkan kurikulum yang mengikuti perkembangan kehidupan masyarakat.

“Dengan demikian Praja akan mendapatkan pengetahuan terkini guna mendukung keberhasilan penugasan kelak sebagai aparatur pemerintah,” ujar Tito Karnavian kepada wartawan usai pelantikan pelantik 1.608 calon Muda Praja IPDN angkatan XXX menjadi Muda Praja di Kampus IPDN, Kabupaten Sumedang, Jatinangor, Kamis (31/10).

Untuk mendukung hal tersebut, IPDN katanya harus mengembangkan perpustakaan digital yang terkoneksi dengan jurnal dan hasil penelitian teraktual.

“Perpustakaan konvensional dipertahankan utk mengakomodasi buku dan jurnal yg belum tersedia versi digital, tutur Mendagri.

Selain itu, Dia mengatakan dalam rekrutmen Praja IPDN telah dilaksanakan dengan baik dan ke depan akan terus dievaluasi dan ditingkatkan agar terus menjadi lebih baik.

Tito juga mengingatkan kepada civitas akademika IPDN agar menerapkan sistem pendidikan yang berubah atau mengikuti perkembangan zaman. Jangan sampai, sistem pendidikan dari tahun ke tahun serupa dan tidak ada perubahan sama sekali.
Selain itu, Mendagri juga minta para civitas akademika IPDN untuk memperbaiki kurikulum sesuai dengan dinamika kebutuhan yang berkembang dan berubah dari waktu ke waktu.
Jangan mengambil kurikulum yang monoton dan itu-itu saja. Saya titipkan putra-putri terbaik bangsa ini untuk dididik, dilatih dan diasuh dengan baik,” ujar Tito.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait