FOKUS

Mendagri: Pertashop Mini Tapi Berdampak Besar Bagi Desa

JAKARTA (tandaseru.id) – Kemendagri dan PT Pertamina (Persero) bekerjasama dalam percepatan program Pertashop untuk kemudahan Desa dan masyarakat mengakses bahan bakar, Rabu, (27/10).

Pada rapat koordinasi pusat dan daerah dalam rangka percepatan pelaksanaan program Pertashop kerjasama Kemendagri dengan PT Pertamina (Persero) yang dilakukan secara hybrid, hadir langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina.

Pertashop merupakan gerai penjualan Pertamina berskala tertentu yang disiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi dan produk ritel Pertamina lainnya.

Program pembangunan Pertashop di Desa ini sudah disampaikan oleh pihak pertamina sejak Januari 2020 lalu, untuk targetnya pada 2021 adalah 10.000 lokasi outlet dan justru tercapai 36.000 outlet.

Pencapaian tersebut sangat baik, karena Mendagri menilai keberadaan Pertashop di lingkungan Desa mampu menumbuhkan geliat ekonomi di sana.

“Banyak keuntungan dari Pertashop ini… , mempermudah masyarakat mengakses BBM, menjadikan lokasi berdirinya Pertashop sebagai pusat ekonomi baru.” tutur Tito

Hal itu sejalan dengan keinginan Presiden untuk membangun Desa lebih cepat, Nicke Widyawati pun mengungkapkan program Pertashop ini dibuat untuk menyejahterakan masyarakat.

“Awalnya memang import, tapi saat ini semua perlengkapan Pertashop dibuat di dalam negeri, lalu mampu menciptakan lapangan kerja di daerah tersebut dan ikut jadi penumbuh perekonomian dan industri Nasional,” jelasnya

Mendagri juga menginginkan dengan adanya Pertashop, membantu perekonomian Desa bergerak lebih cepat dan jadi Desa yang mandiri, “Presiden menyiapkan anggaran khusus untuk Desa Rp72 triliun, tapi Desa tidak bisa bergantung pada dana Desa… , dana Desa hanya stimulus untuk mulai membangun kemandirian.”

Nicke juga mengungkapkan ada beberapa kendala seperti pada OSS (Online Single Submission) dan akses lokasi yang belum memadai untuk distribusi Pertashop ke daerah, “tapi untuk urusan perizinan sangat dibantu dan lancar.”

Menurut Tito, Pertashop ini merupakan gerai mini yang efeknya besar jika seluruh Desa memilikinya, “jadi diharapkan komitmen dari Kepala Daerah agar program ini berjalan lancar dan disosialisasikan karena keuntungannya sangat besar untuk Desa dan masyarakat.”

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com