Menko Polhukam Sebut Sudah Dapat Tugas Khusus dari Jokowi, Apa Saja?

Tandaseru – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md mengaku mendapatkan tugas penting setelah dilantik oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Apa saja tugasnya?

Tugas-tugas itu kata Mahfud salah satunya berkaitan dengan penyelesaian masalah perlindungan Hak Asasi Manusia yang belum selesai maupun perlindungan HAM di masa depan.

“Menyelesaikan masalah perlindungan HAM, membangun perlindungan HAM ke masa depan dan menyelesaikan masalah yang tersisa di masyarakat,” kata Mahfud saat menghadiri Rakornas yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Meski begitu Mahfud tak merinci kasus-kasus apa saja yang sekiranya diminta Jokowi untuk segera diselesaikan.

Mahfud justru menjelaskan ada tugas lain yang harus dia selesaikan dan berkaitan dengan penegakan hukum. Hal ini bersumber dari persepsi penegakan hukum yang memang dianggap lemah.

Maka kata dia, harus ada penguatan lembaga-lembaga penegakan hukum Indonesia, terutama yang berkaitan dengan pemberantaan korupsi.

“Jadi komitmennya pemberantasan korupsi itu harus disertai dengan penguatan lembaga-lembaga hukum bukan pelemahan. Itu jelas oleh presiden,” katanya.

Tugas lainnya kata Mahfud yakni berkaitan dengan masalah deradikalisasi. Saat ini soal radikalisasi ini memang menjadi masalah yang cukup besar terjadi di Indonesia.

Ancaman pun tak muncul hanya dari sisi ideologi tetapi menyangkut terotori.

“Sekarang timbul ancaman terhadap keutuhan ideologi maupun keutuhan teritori kalau ideologi itu radikalisme dalam bentuk paham kalau teritori ya separatis. Nah itu garis besar yang disampaikan presiden,” kata dia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait