FOKUS

Menkominfo Pastikan Draft RUU PDP ke DPR Tertunda

JAKARTA (tandaseru)– Pengajuan draft Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) oleh Menteri Komunikasi dan Informatika kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dipastikan akan mundur.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengatakan draft RUU PDP ini sudah selesai ditandatangani oleh seluruh kementerian dan lembaga pemerintahan.

Namun, pengajuanya yang dijadwalkan akhir Desember terpaksa mundur, karena ada banyak undang-undang lain yang juga penting.

“RUU PDP sudah selesai, sudah diparaf, tinggal nanti amanat Presiden untuk dikirim ke DPR,” kata Johhny saat ditemui media di sela-sela acara Perayaan Natal 2019 di kediamannya, di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (25/12).

Dia menyebut draft aturan itu bisa dibahas bersama DPR pada kuartal pertama 2020 atau selambat-lambatnya kuartal kedua tahun 2020, bersama RUU Penyiaran.

“Tadinya kita harapkan Desember ini tapi ternyata, Desember ini ada banyak sekali Undang-undang lain yang juga penting,” lanjutnya.

Johnny kembali mengingatkan pentingnya RUU PDP, sebagai payung hukum yang meliputi tiga hal, yakni kedaulatan data dan keamanan nasional, pemilik data, dan pengguna data.

“Ini harus diatur agar pengguna data, pemilik data, dan kedaulatan data dalam negeri terjaga dengan baik,” katanya.

Sebelumnya pada awal November lalu, draft RUU PDP diketahui sempat dikembalikan lagi ke pihak Kominfo, karena ada beberapa poin yang harus dibahas untuk kemudian diajukan kembali.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com