FOKUS

Meski Sudah Jadi Tersangka, Polda Metro Tetap Lanjutkan Penyelidikan Terhadap Sunda Empire

JAKARTA (tandaseru) – Polda Metro Jaya tetap melanjutkan penyelidikan terkait laporan pakar telematika, Roy Suryo terhadap petinggi Sunda Empire meski Polda Jawa Barat telah menetapkan tiga orang petinggi sebagai tersangka.

“Pengusutannya beda dengan Polda Jawa Barat, terlapor masih diselidiki. Nanti kalau sudah selesai, sudah lengkap, baru kami gelarkan dan naik ke tingkat penyelidikan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Kamis (30/1).

Yusri mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali memanggil pelapor Sunda Empire, yaitu politikus Partai Demokrat, Roy Suryo. Pemanggilan untuk mengklarifikasi barang bukti yang pelapor ajukan.

“Nanti juga akan ada saksi-saksi ahli,” ucapnya.

Sebelumnya, Roy Suryo melaporkan para petinggi Sunda Empire dengan dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) dan atau menyebarkan berita bohong dan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Laporan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ditujukan atas tindakan perorangan atau kelompok. Pertama, terhadap petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana yang menyebut Roy tidak mengerti sejarah saat membahas asal muasal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di acara Indonesia Lawyer Club di TV One.

Untuk diketahui, polisi telah menetapkan dedengkot Sunda Empire Nasri Banks dan Ibunda Ratu Agung Rd Ratna Ningrum sebagai tersangka. Polisi juga turut menetapkan Rangga Sasana atau HRH Rangga sebagai tersangka.

Penetapan tersangka ini berdasarkan serangkaian penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. Polisi menetapkan dengan Pasal 14 dan 15 Undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait