FOKUS

Motif Pelaku Persekusi Dua Anggota Banser NU: Kesal Karena Bersenggolan dengan Korban

Tandaseru – Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap pelaku persekusi terhadap anggota Banser NU Depok, Jawa Barat pada Kamis (12/12) sekitar pukul 15.00 WIB berinisial H setelah melarikan diri ke Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama menyebut dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku motif melakukan hal tersebut karena pelaku kesal di jalan bersenggolan dengan para korban. Pelaku pun mengajar kedua korban hingga sampai di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

“Berdasarkan keterangan pelaku diawali berpapasan atau bersenggolan dengan korban, kemudian pelaku merasa kesal dan dibuntuti. Sampai di TKP kemudian pelaku melakukan atau mengitimidasi dan pengancaman dengan kata-kata yang tidak perlu,” ucap Bastoni saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (12/12) malam.

Bastoni juga mengatakan saat itu pelaku sempat mengira kedua korban merupakan personel TNI. Setelah dibuntuti dan memastikan kedua korban bukan anggota TNI, pelaku pun memberhentikan korban dan melakukan persekusi.

“Dikira pelaku berpakai loreng dikira tentara, pelaku sempat takut. Tapi setelah di lihat bukan, jadinya berani melakukan hal itu (persekusi),” kata dia.

Ia memastikan aksi persekusi itu dilakukan seorang diri oleh pelaku. Kemudian pelaku juga mengerim video tersebut ke grup WhatsApp.

“Pelaku sempat menshare ke grup WA pelaku sempat ditegur, sehingga dari wa grup tesebut video viral di medsos,” tuturnya.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 310 KUHP, 311 KUHP dan Pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan dan UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua anggota Banser NU diduga dipersekusi oleh seorang masyarakat. Dari informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada Selasa (10/12).

Dalam video tersebut seorang berbaju hitam dengan memakai topi terlihat tengah memberikan sumpah serapah kepada kedua anggota Banser NU. Dia menyebut Banser NU tidak sepantasnya ada di tanah Betawi.

Dalam hal ini, salah satu anggota Banser NU itu sempat meminta maaf dan hanya sedang menjalankan tugas untuk mengawal Gus Muwafiq. Namun, pemuda tersebut tetap memberikan hinaan hingga menyuruh dua anggota Banser NU tersebut untuk mengucapkan kalimat takbir.

Berikut link videonya:

Lihat Tweet @nahdlatululama: https://twitter.com/nahdlatululama/status/1204391364206551040?s=08

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait