FOKUS

MUI Bantah Siapkan Fatwa Haram Netflix, Begini Penjelasannya

JAKARTA (tandaseru) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah kabar yang beredar di internet dan pemberitaan media terkait fatwa haram pada penyedia media streaming digital Netflix.

Menurut Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanudin AF mengatakan, pihaknya belum pernah membahas fatwa haram pada Netflix.

“Pemberitaan yang menyebutkan ‘MUI menetapkan fatwa haram Netflix’ atau ‘MUI siap menetapkan fatwa haram Netflix’ adalah tidak benar,” jelasnya, Jumat (24/1).

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa fatwa ditetapkan setelah ada pengkajian mendalam mengenai masalah yang bakal difatwakan.

Kendati demikian, Dia tetap menegaskan bahwa penyedia jasa digital dilarang menjual, mengedarkan, dan atau memuat konten terlarang, baik secara hukum maupun agama.

Sebelumnya, persoalan konten negatif di media streaming digital itu menjadi topik hangat akhir-akhir ini. Selain muatan konten negatif, platform tersebut juga menghadapi isu pajak.

Sejak beroperasi di Indonesia tahun 2016, Netflix belum pernah membayar pajak karena belum ada regulasi yang mengatur perpajakan perusahaan over the top (OTT).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sudah menyatakan bakal memeriksa konten dan disesuaikan dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait