FOKUS

Munarman Ditetapkan Sebagai Tersangka Terorisme Sejak 20 April Lalu

JAKARTA (tandaseru.id) – Densus 88 Antiteror Polri akhirnya resmi menetapkan pengacara Habib Rizieq Shihab, Munarman sebagai tersangka kasus terorisme. Hal ini melalui hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik.

“Penetapan saudara M sebagai tersangka tentunya melalui proses gelar perkara dan yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka pada 20 April 202,” kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4).

Ramadhan mengatakan gelar perkara sudah dilakukan Densus 88 sebelum tanggal 20. Gelar perkara itu pun tidak hanya dilakukan satu kali oleh penyidik.

“Gelar perkara di tanggal 20. Gelar perkara tersebut menentukan apakah yang bersangkutan memenuhi syarat untuk dijadikan tersangka. Tentu gelar perkara tersebut bukan satu kali,” beber Ramadhan.

Seperti diketahui, Densus 88 AT Polri mengamankan eks Sekum FPI Munarman terkait kasus dugaan tindak pidana terorisme pada Selasa, 27 April 2021 sore. Munarman diduga berperan menggerakkan orang lain untuk melakukan aksi terorisme.

Pasca diamankan, Densus 88 menggeledah kediaman Munarman di Tangsel. Densus juga menggeledah markas eks organisasi FPI di Petamburan, Jakarta Pusat.

Dalam penggeledahan di markas FPI, Densus menemukan cairan TATP yang bisa dijadikan bahan baku pembuatan bahan peledak. Eks kuasa hukum FPI sendiri menyebut cairan itu hanya digunakan untuk membersihkan toilet.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com