FOKUS

NASA Ajak Warganet yang Beruntung Pergi Ke Mars

TandaseruBumi sudah semakin tua, bahkan banyak ilmuwan dan tokoh terkenal mulai menyarankan manusia untuk segera mencari planet lain sebagai sumber kehidupan, seperti Mars.

CEO SpaceX, Elon Musk sampai Jeff Bezos rupanya sudah mulai fokus membuat kapal luar angkasa khusus untuk mengangkut manusia dari Bumi.

Bahkan ilmuwan terkenal Stephen Hawking juga sempat menyarankan manusia pergi dari Bumi sebelum planet ini hancur. Lantas layak kah Mars sebagai tempat tinggal baru manusia?

Dilansir dari Inverse, Kamis (26/9), ahli biologi evolusioner dari Rice University di Houston, Amerika Serikat, Scott Solomon, menyatakan jika manusia pindah ke Mars, generasi manusia selanjutnya bakal punya fisik yang lebih kuat.

Selain itu, akan memiliki tulang lebih kokoh, pandangan lebih terbatas, dan manusia Mars tidak bakal melakukan hubungan seksual dengan manusia Bumi.

Perbedaan itu tentu saja disebabkan situasi planet yang berbeda. Mars punya gravitasi yang lebih rendah dan tingkat radiasi yang sangat tinggi.

Umumnya, manusia lahir dengan 20-120 mutasi genetik, maka di Mars angka ini bisa lebih tinggi. Solomon menyarankan, pemindahan manusia ke Mars harus bisa mewakili seluruh ras dan etnik penduduk Bumi.

Kalau mau, manusia bisa mengirim 100 ribu orang yang mayoritas berasal dari Afrika, karena memiliki etnik yang paling beragam.

Belakangan ini, NASA mengumumkan tengah membuka salah satu program kerja yang akan melakukan sebuah misi ke planet Mars 2020.

Tak hanya itu, pihaknya membuka pendaftaran boarding pass ke Mars bagi siapa saja di seluruh dunia yang berminat dan akan mengajaknya ke Mars tanpa dikenakan biaya sedikitpun. Anda tertarik?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com