FOKUS

PA 212 Cs Berencana Gelar Nobar Film G30SPKI, Mabes Polri Tegaskan Tidak Akan Keluarkan Surat Izin

JAKARTA (tandaseru) – Sejumlah organisasi seperti Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis atau ANAK NKRI berencana menggelar kegiatan nobar film G30SPKI. Mereka berencana menggelar nobar pada 30 September mendatang.

Terkait hal itu, Mabes Polri memastikan tidak akan mengeluarkan surat izin keramaian terkait kegiatan nonton bareng (nobar) film G30SPKI. Hal ini mengingat situasi di Indonesia masih darurat Covid-19.

“Yang jelas Polri tidak akan mengeluarkan izin keramaian, ingat keselamatan jiwa masyarakat itu yang paling utama, dan ini masih dalam masa pandemi covid 19,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Mabes Polri, Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/9).

Berkenaan dengan itu, Awi menjelaskan bahwa surat izin keramaian tersebut tidak dikeluarkan bukan karena Polri melarang kegiatan menonton film dokudrama propaganda karya Arifin C Noer. Dia pun menyarankan masyarakat alangkah baiknya jika ingin menonton produk film rezim orde baru tersebut di rumah.

“Sekali lagi Polri tidak akan mengeluarkan izin untuk keramaian. Kalau mau nonton ya silahkan nonton masing-masing,” ujarnya.

Diketahui, berdasar keterangan resmi yang diterima, setidaknya ada lima poin yang diserukan oleh ANAK NKRI. Berikut rinciannya;

Menjelang hari kesaktian Pancasila kami ALIANSI NASIONAL ANTI KOMUNIS ( ANAK NKRI ) menyerukan :

1. Kepada Panglima TNI dan KASAD untuk mengupayakan pemutaran film G30S/PKI diseluruh televisi Nasional baik televisi pemerintah ataupun televisi swasta pada tanggal 30 September 2020.

2. Kepada TNI untuk tidak tinggal diam terhadap kelompok – kelompok yang berupaya mengganti Pancasila dengan Trisila / Ekasila jika TNI masih jadi Garda terdepan dalam mengawal Pancasila dan UUD’45 serta bersatu dengan Ulama dalam memimpin gerakan umat dalam melawan kebangkitan Neo PKI.

3. Kepada seluruh Rakyat Indonesia jangan lewatkan bersama keluarga untuk menonton kembali film Pengkhianatan G30S/PKI baik melalui televisi ataupun Handphone masing – masing pada tanggal 30 September 2020.

4. Kepada Rakyat Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang pada tanggal 30 September 2020 dan kibarkan bendera satu tiang penuh pada tanggal 1 Oktober 2020

5. Kepada Rakyat Indonesia khususnya Santri, laskar, jawara, pendekar, brigade untuk tetap waspada dan siap siaga terterhadap gerakan kebangkitan Neo PKI yang ingin mengganti Pancasila.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait