FOKUS

Pakar WHO: Jangan Berharap Vaksin Covid-19 Bisa Dipakai Awal 2021

JAKARTA (tandaseru) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa penggunaan vaksin virus corona belum bisa digunakan setidaknya hingga awal 2021.

Dilansir dari Channel News Asia, Kamis (23/7) pakar WHO menyebut meskipun pengembangan vaksin Covid-19 menunjukan kemajuan yang baik, namun penggunaannya tidak bisa diharapkan hingga awal 2021.

Direktur Eksekutif Program Kesehatan Darurat WHO, Mike Ryan mengungkapkan vaksin virus corona belum bisa tersedia secara massal.

“Kita bisa mempersingkat waktu, tapi secara realistis (pengujian vaksin membutuhkan waktu hingga) awal tahun depan sebelum orang-orang bisa divaksinasi,” ujar Ryan.

Meski demikian, Dia juga menegaskan pihaknya tetap berupaya untuk menekan penyebaran virus, mengingat setiap hari kasus baru di seluruh dunia hampir mencapai rekor.

Lebih lanjut, Ryan mencatat bahwa beberapa vaksin sekarang dalam uji coba fase 3 dan sejauh ini tidak ada yang gagal, baik dalam hal keamanan atau kemampuan untuk menghasilkan respons kekebalan dari tubuh.

virus corona
(tandaseru.id/Dimas)

Dia juga mengapresiasi vaksin yang sedang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca.

Sejauh ini, vaksin tersebut telah diuji kepada seribu sukarelawan berusia 18-55 tahun dan tidak menunjukkan efek samping yang serius.

“Ini kabar bagus. Secara efektif, kami memiliki 23 calon vaksin dan 23 pengembangan klinis,” ujar Ryan.

Jika nantinya vaksin tersedia, dia menilai efektivitasnya tidak akan mencapai 100 persen. Dia juga menjelaskan bahwa vaksin untuk pandemi ini bukan untuk orang kaya saja, sehingga pihaknya akan bersikap adil mengingatn ini adalah barang global.

“Kita harus menunggu dan melihat seberapa efektif vaksin (yang ditemukan) dan berapa lama (durasi) perlindungannya,” ucap Dia.

Sebelumnya, Pemerintah AS akan membeli 100 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer Inc dan bioteknologi Jerman, BioNTech jika terbukti aman dan efektif.

Hingga kini Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 15 juta orang di seluruh dunia dan 631.005 kematian. Sementara lebih dari 9 juta orang dinyatakan sembuh dari Covid-19

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait