FOKUS

Partner Strategis di Balkan, Slovenia Jadi Pintu Masuk RI ke Eropa Timur

Tandaseru – Duta Besar RI untuk Austria dan Slovenia, Dr. Darmansjah Djumala, menyatakan Slovenia merupakan mitra strategis bagi Indonesia. Sebagai salah satu negara paling maju di kawasan Balkan, Slovenia dapat berperan sebagai pintu masuk perdagangan Indonesia ke kawasan Eropa Timur.

“Hubungan bilateral kedua negara selama ini terjalin dengan baik dan masih banyak potensi yang dapat dioptimalkan. Forum Konsultasi Bilateral RI-Slovenia telah berlangsung tiga kali dan berhasil membahas banyak isu.”, kata Dubes Djumala dalam pidatonya pada acara resepsi diplomatik peringatan HUT RI ke-74 di Ljubljana, ibu kota Slovenia, Kamis (5/12).

Resepsi dihadiri oleh tamu kehormatan, Menteri Kesehatan Slovenia, Mr. Aleš Šabeder, para pejabat pemerintah setempat, kalangan diplomatik, dan kalangan pengusaha Slovenia.

Dalam kesempatan itu, Dubes Djumala juga menegaskan bahwa hubungan antara kedua negara perlu terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat bersama.

“Salah satu contoh hubungan yang telah terjalin baik adalah di bidang pendidikan dan kebudayaan, yaitu kerja sama antara Universitas Padjadjan dan Universitas Ljubljana,” tambahnya.

Resepsi dimeriahkan dengan penyajian tumpeng, berbagai masakan Indonesia dan pertunjukan tari piring sebagai bagian dari promosi kuliner dan seni budaya. Pada acara tersebut juga ditampilkan presentasi video dan slide yang menyoroti kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia dan keindahan berbagai tujuan wisata Nusantara.

Dubes Djumala menyampaikan bahwa Indonesia tahun ini berhasil melaksanakan pemilu nasional dan daerah (pilkada) secara serempak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif.

“Pesta demokrasi yang diikuti oleh sekitar 187 juta pemilih dari seluruh wilayah Indonesia merupakan capaian yang besar karena untuk pelaksanaannya diperlukan persiapan logistik dan sistem pengelolaan yang kompleks,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa Indonesia saat ini berada pada era yang sangat produktif ditunjang oleh bonus demografi.

“Dengan pertumbuhan ekonomi berkisar 5 persen dan kelas menengah yang tumbuh pesat, Indonesia menghadirkan kesempatan yang tidak terbatas. Kami mengundang talenta-talenta global untuk berinvestasi dan bekerja sama di Indonesia guna memperoleh manfaat bersama,” kat Dubes.

Dia juga mengundang warga Slovenia untuk berkunjung ke Indonesia, tidak hanya menikmati keindahan tujuan wisata tetapi juga meningkatkan kontak people-to-people, sehingga warga dari kedua negara lebih saling mengenal dan hubungan bilateral semakin kuat.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait