FOKUS

Pasca 8 Anggota Positif Covid-19, Polres Metro Kabupaten Bekasi Akan Jalani Tes Swab Massal

JAKARTA (tandaseru) – Pasca-positifnya delapan anggota polisi terpapar virus corona atau Covid-19 setelah menjaga demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Bekasi, jajaran di kawasan Polres Metro Kabupaten Bekasi akan dilakukan tes swab massal.

“Rencananya akan kami lakukan swab massal,” kata Kapolres Metro Kabupatan Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan saat dihubungi wartawan, Sabtu (17/10)

Dari beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi, Hendra menyebut pihaknya sudah melakukan swab masal. Wilayah itu antara lain di Cikarang Barat.

“Cikarang Barat sudah lakukan swab massal kemudian Serang baru juga lakukan swab masal. Untuk polres kita lakukan proses lebih ketat lagi karena untuk saat ini belum ada orang yang mengalami gejala-gejala Covid jadi belum dilaksanakan swab masal,” ungkap Gunawan.

Lebih jauh dia mengatakan ada sejumlah anggota polisi yang terpapar virus corona. Para anggota Polri itu diduga terpapar saat mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di wilayah Kabupaten Bekasi akhir-akhir ini.

“Kami mengimbau untuk para pendemo menjalankan protokol kesehatannya. Ketika diskusi sama kita harus jaga jarak, pakai masker. Kadang kan mereka euforia lagi diskusi, nggak pakai masker kemudian lagi orasi lepas masker sementara polisi harus menjaga, disitulah mungkin terkena attau polisi dalam keadaan lelah karena sudah berhari-hari jadi ada yang imunitasnya menurun,” pungkas Hendra.

Sebelumnya, Sebanyak delapan anggota polisi positif terpapar Covid-19 setelah bertugas menjaga aksi demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan mengatakan temuan ini menjadi klaster baru penyebaran virus corona di wilayah hukumnya.

“Kemarin ada lima orang, tiga orang dari Cikarang Barat, satu dari Polsek Serang, satu dari Polsek Muara Gembong setelah pascademo,” ujar Hendra saat dihubungi, Sabtu (17/10).

Kelima orang itu, kata Hendra, melakukan swab test pada 11 Oktober 2020 usai menjaga demonstrasi pasa tanggal 5 – 8 Oktober 2020. Sementara tiga personel lainnya dinyatakan positif setelah menjalani tes swab pada 6 Oktober 2020.

.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait